Ramadan 2026 Hadir dengan Nuansa Lebih Hangat & Digital, Ini Deretan Tren Vibes yang Mendominasi Tahun Ini

Ramadhan 2026
Salah satu tren paling menonjol tahun ini adalah meningkatnya konten reflektif dan inspiratif di berbagai platform digital. Foto: Google/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

Aksesori seperti tas anyaman, sandal minimalis, dan hijab polos premium juga menjadi bagian dari tren Ramadan tahun ini. Konsumen terlihat lebih selektif, mengutamakan kualitas dan kenyamanan dibanding sekadar mengikuti tren sesaat.

•Kuliner: Menu Tradisional Tetap Primadona

Di bidang kuliner, suasana Ramadan identik dengan takjil dan hidangan berbuka puasa. Tahun ini, jajanan tradisional seperti kolak, es campur, bubur sumsum, dan gorengan tetap menjadi favorit masyarakat. Pasar takjil di berbagai daerah kembali ramai dikunjungi menjelang waktu berbuka.

Namun demikian, inovasi tetap hadir. Beberapa pelaku usaha menghadirkan variasi menu sehat rendah gula dan minuman berbasis buah segar untuk menjawab kebutuhan gaya hidup yang lebih sadar kesehatan. Paket berbuka puasa praktis juga banyak ditawarkan restoran dan layanan pesan antar, memudahkan masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.

Baca Juga:Perbedaan Mendasar VinFast VF MPV dan Limo Green yang Wajib Diketahui PublikStok BBM Shell Jadi Sorotan Publik: Kondisi Ketersediaan Bahan Bakar di SPBU Shell dan Dampak bagi Konsumen

Fenomena berbagi makanan gratis di masjid, musala, dan ruang publik juga semakin meluas. Komunitas dan individu berlomba-lomba mengadakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil dan santunan bagi yang membutuhkan.

•Dekorasi dan Estetika Rumah

Tren vibes Ramadan 2026 juga terlihat pada dekorasi rumah yang lebih estetik dan sederhana. Ornamen lampu gantung kecil, hiasan bulan sabit, dan kaligrafi minimalis menjadi pilihan populer. Banyak keluarga menata ulang ruang tamu agar terasa lebih hangat untuk menyambut tamu saat berbuka bersama.

Di media sosial, muncul tren membagikan sudut rumah bernuansa Ramadan dengan pencahayaan hangat dan dekorasi natural. Hal ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan selama bulan suci.

•Ekonomi dan Aktivitas Sosial

Dari sisi ekonomi, Ramadan selalu menjadi momen peningkatan aktivitas perdagangan. Tahun ini, pelaku UMKM memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan produk mereka, mulai dari busana muslim, hampers Lebaran, hingga makanan siap saji. Promo dan diskon bertema Ramadan mulai digencarkan untuk menarik minat konsumen.

Di sisi lain, semangat berbagi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari Ramadan 2026. Program donasi daring, penggalangan dana sosial, hingga kegiatan bakti sosial kembali digelar oleh berbagai komunitas. Partisipasi masyarakat terlihat cukup tinggi, terutama dalam membantu kelompok rentan.

0 Komentar