Saat Shio Ciong Datang: Ini Makna dan Ragam Ritual Tolak Bala dalam Tradisi Tionghoa

Shio
Seseorang disebut mengalami ciong ketika shionya berada dalam posisi kurang harmonis dengan shio tahun berjalan. Foto: shiodanperuntungan/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

2. Menggunakan Aksesori Simbolis

Penggunaan aksesori tertentu seperti gelang, kalung, atau liontin dengan simbol keberuntungan juga menjadi pilihan. Warna merah sering dikaitkan dengan perlindungan dan energi positif dalam budaya Tionghoa. Karena itu, sebagian orang memilih mengenakan pakaian atau aksesori merah, terutama saat awal tahun.

Simbol lain seperti Pi Xiu, Fu (keberuntungan), atau karakter tertentu juga kerap digunakan sebagai pengingat akan harapan baik.

3. Donasi dan Perbuatan Baik

Dalam banyak ajaran tradisional, memperbanyak perbuatan baik dianggap sebagai cara paling efektif untuk mengurangi dampak energi negatif. Donasi kepada yang membutuhkan, membantu sesama, serta menjaga sikap positif diyakini dapat membawa keseimbangan spiritual.

Baca Juga:iPhone 17e Siap Menggebrak Pasar Global: Smartphone “Entry-Level” dengan Performa Flagship & Fitur Premium!Resmi Mengguncang 2026! Bocoran Spesifikasi & Prediksi Harga iQOO 15R di Indonesia

Praktik ini juga selaras dengan nilai universal bahwa tindakan baik dapat menciptakan dampak positif, baik secara sosial maupun psikologis.

4. Membersihkan dan Menata Rumah

Sebagian orang memilih melakukan pembersihan rumah secara menyeluruh sebagai simbol membuang energi lama dan membuka ruang bagi energi baru. Dalam prinsip feng shui, penataan ulang furnitur atau perbaikan tata letak rumah dipercaya membantu melancarkan aliran energi (chi).

Meski secara ilmiah feng shui tidak dapat dibuktikan sebagai penentu nasib, banyak orang merasakan manfaat psikologis dari lingkungan yang lebih rapi dan tertata.

5. Konsultasi dengan Ahli Feng Shui

Tidak sedikit pula yang berkonsultasi dengan ahli feng shui atau astrologi Tionghoa untuk mendapatkan saran personal. Biasanya konsultasi ini melibatkan analisis tanggal lahir dan elemen pribadi untuk menentukan langkah yang lebih spesifik, seperti arah keberuntungan atau waktu yang tepat untuk memulai usaha.

•Perspektif Budaya dan Psikologis

Dalam konteks modern, banyak kalangan melihat ritual untuk shio ciong lebih sebagai bagian dari tradisi budaya daripada kepercayaan mutlak tentang nasib. Psikolog budaya menyebut bahwa ritual dapat memberikan rasa kontrol dan ketenangan batin, terutama saat seseorang menghadapi ketidakpastian.

Melakukan ritual atau simbol perlindungan sering kali membantu individu merasa lebih siap dan optimis. Keyakinan tersebut, meski bersifat simbolis, dapat memengaruhi pola pikir dan keputusan yang diambil sepanjang tahun.

Namun demikian, para ahli juga mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan ramalan atau kepercayaan semacam ini sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan besar, seperti investasi, pernikahan, atau perubahan karier. Perencanaan matang dan pertimbangan rasional tetap menjadi faktor utama.

0 Komentar