Banjir merendam ratusan rumah di dua kecamatan Kabupaten Cirebon. Curah hujan tinggi sejak semalam menyebabkan Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok meluap.
Ratusan rumah di dua kecamatan di timur Kabupaten Cirebon terendam banjir akibat tingginya intensitas curah hujan yang menyebabkan meluapnya dua aliran sungai. Ketinggian banjir paling parah nyaris mencapai dua meter yang terjadi di Kecamatan Pasaleman dan Losari.
Air mulai merendam rumah warga sejak Rabu malam dengan ketinggian banjir mencapai satu meter, bahkan titik terparah seperti di Desa Cilengkrang Induk, mencapai satu setengah meter. Hingga kini hujan masih melanda di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Warga yang tinggal di wilayah rawan banjir seperti di bantaran Sungai Cisanggarung diimbau agar tetap siaga.
Baca Juga:Pelatihan Keterampilan Digital Penyandang Disabilitas – VideoPemprov Jabar Fokus Atasi Kemiskinan – Video
Banjir akibat meluapnya dua sungai, yakni Cisanggarung dan Cijangkelok menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh. Selain akibat intensitas curah hujan, banjir langganan ini juga disebabkan tingginya debit air kiriman dari hulu di Kabupaten Kuningan, dan diperparah kondisi sungai yang tak maksimal menampung air karena sedimentasi.
Sementara, warga masih bertahan di rumah dan hanya bisa pasrah menunggu air banjir surut. Warga juga berharap banjir akibat Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok meluap ini agar segera dinormalisasi. Terlebih banjir langganan juga menyisakan trauma bagi masyarakat, terlebih di tengah tingginya curah hujan saat ini.