Sementara itu, kekalahan ini menjadi catatan penting bagi PSM Makassar yang harus menata ulang strategi mereka setelah dipaksa menelan kekalahan di kandang sendiri. Bermain dengan 10 orang setelah kartu merah jelas berdampak pada performa mereka di babak akhir, di mana tekanan dari Dewa United semakin meningkat. Hal ini membuka peluang bagi tim lain dalam klasemen untuk mengejar poin, terutama di tengah persaingan ketat menuju paruh kedua musim BRI Super League.
Secara keseluruhan, hasil 2-0 di pertandingan ini memperlihatkan betapa pentingnya pengambilan keputusan taktis di fase krusial serta pemanfaatan peluang di saat tim lawan mengalami kesulitan jumlah pemain. Bagi Dewa United, kemenangan ini menjadi momentum yang dapat memperkuat posisi di klasemen sementara dan memberi kepercayaan diri tinggi menjelang pertandingan berikutnya di liga.
