Selain itu, meskipun United kini lebih fokus pada Liga Inggris setelah tersingkir dari kompetisi piala domestik, mereka tetap menghadapi pertandingan berat melawan tim yang bersaing di klasemen atas serta pertandingan melawan lawan yang kuat secara taktik. Carrick sendiri pernah menyatakan bahwa kemenangan satu atau dua pertandingan besar tidak langsung menjadikan tim sebagai kandidat gelar utama, tetapi itu memberi fondasi kuat yang harus dibangun dengan konsistensi di setiap laga.
Secara keseluruhan, meskipun start Carrick di Manchester United terlihat mengesankan, peran sebagai manajer interim membawa tekanan tersendiri. Ia harus mengelola skuat yang bercampur antara pemain muda dan pengalaman, menyesuaikan strategi permainan, serta memastikan tim tetap kompetitif di tengah pertandingan-pertandingan besar yang akan datang. Ujian besar ini menjadi cerminan bahwa perannya sebagai pelatih bukan hanya soal hasil sesaat, tetapi bagaimana membentuk kekuatan performa yang konsisten hingga akhir musim.
