10 Amalan Mulia di Bulan Ramadhan: Jalan Sunyi Menuju Ampunan dan Kemuliaan

Amalan Ramadhan
10 Amalan Mulia di Bulan Ramadhan Foto : chatgpt
0 Komentar

6. Memperbanyak Dzikir dan Doa

Ramadhan adalah bulan doa. Waktu sahur, menjelang berbuka, hingga sepertiga malam terakhir adalah saat-saat mustajab. Memperbanyak istighfar, tasbih, tahmid, dan doa menjadi kunci agar hati tetap hidup. Doa di bulan ini diyakini lebih mudah dikabulkan karena pintu rahmat sedang terbuka.

7. Menyegerakan Berbuka dan Mengakhirkan Sahur

Sunnah Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menyegerakan berbuka ketika azan maghrib berkumandang dan mengakhirkan sahur mendekati waktu subuh. Selain memiliki nilai ibadah, kebiasaan ini juga menunjukkan ketaatan terhadap tuntunan Nabi.

8. Menjaga Lisan dan Perilaku

Puasa tidak hanya soal fisik, tetapi juga akhlak. Menjaga lisan dari ghibah, fitnah, dan perkataan kasar menjadi bagian penting dari kesempurnaan puasa. Demikian pula menjaga perilaku dari perbuatan sia-sia atau maksiat. Ramadhan adalah momentum memperbaiki diri secara menyeluruh.

9. Mempererat Silaturahmi dan Berbuat Kebaikan

Baca Juga:Ini Jadwal Puasa Ramadhan Muhammadiyah 2026 Lengkap dengan Tanggal LebaranKapan Penetapan 1 Ramadhan 2026? Ini Jadwal Sidang Isbat untuk Penentuan Awal Puasa 1447H

Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk menyambung kembali hubungan yang sempat renggang. Berkunjung, saling memaafkan, dan berbagi kebahagiaan saat berbuka memperkuat persaudaraan. Semangat kebersamaan ini memperindah bulan suci dengan nilai kemanusiaan yang luhur.

10. Mencari Malam Lailatul Qadar

Puncak Ramadhan terletak pada malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini diyakini hadir pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir. Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, doa, dan istighfar agar termasuk hamba yang mendapatkan kemuliaannya.

Ramadhan sejatinya adalah madrasah ruhani. Ia melatih kesabaran, memperkuat kepedulian, serta menumbuhkan ketakwaan. Jika sepuluh amalan ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi titik balik kehidupan menuju pribadi yang lebih bersih dan lebih dekat kepada Allah SWT.

0 Komentar