RADARCIREBON.TV – Harga emas batangan produksi Antam pada Minggu, 15 Februari 2026, tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan pembaruan dari Logam Mulia, harga emas ukuran 1 gram masih bertahan di level Rp2.954.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh pihak Logam Mulia berada di angka Rp2.741.000 per gram. Angka buyback ini menjadi acuan penting bagi investor yang ingin menjual kembali emasnya. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) perlu diperhitungkan agar investor dapat menentukan waktu transaksi yang paling menguntungkan.
Selain di butik resmi Logam Mulia, emas Antam juga tersedia melalui Pegadaian. Untuk ukuran 1 gram, harga di Pegadaian tercatat lebih tinggi, yakni Rp3.250.000. Perbedaan ini umumnya dipengaruhi oleh tambahan biaya administrasi dan margin yang berlaku di masing-masing lembaga penjual.
Baca Juga:Mengenal Tradisi Imlek di Indonesia, Dari Ritual Leluhur hingga Cap Go MehPOCO F8 Ultra Resmi Rilis di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasi Lengkapnya
Adapun estimasi harga untuk beberapa pecahan lain menunjukkan variasi sebagai berikut: ukuran 0,5 gram berada di kisaran Rp1.544.500. Pecahan 2 gram diperkirakan berada di rentang Rp6.465.000 hingga Rp6.530.000. Untuk 5 gram, harga diprediksi berkisar antara Rp16.050.000 sampai Rp16.450.000. Sementara itu, pecahan 10 gram diperkirakan menyentuh Rp32.000.000.
Stabilnya harga emas Antam hari ini menunjukkan pasar logam mulia sedang berada dalam fase konsolidasi. Kondisi ini kerap dimanfaatkan investor untuk melakukan pembelian bertahap, terutama bagi yang berorientasi jangka panjang. Emas masih dinilai sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar.
Bagi masyarakat yang ingin memantau pergerakan harga secara real time, grafik perubahan harga dapat diakses melalui situs resmi Logam Mulia. Tersedia pula fitur simulasi buyback yang membantu menghitung estimasi nilai jual kembali sesuai berat emas yang dimiliki.
Dengan harga yang masih stabil, investor memiliki waktu untuk mempertimbangkan strategi terbaik, baik untuk membeli tambahan aset maupun merealisasikan keuntungan. Memantau selisih spread serta tren harga secara berkala tetap menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi emas yang lebih optimal dan terukur.
Kondisi harga yang cenderung datar ini memberi ruang bagi investor untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Dengan perencanaan matang serta pemantauan rutin terhadap pergerakan pasar, investasi emas dapat tetap menjadi instrumen yang aman dan potensial dalam menjaga nilai kekayaan jangka panjang.
