RADARCIREBON.TV – Memasuki periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menyiapkan pasokan tiket yang cukup besar bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan menggunakan kereta api dari dan menuju wilayah Cirebon, Jawa Barat. Untuk periode keberangkatan antara 13 sampai 18 Februari 2026, ada total 29.945 tiket kereta api yang telah dialokasikan secara khusus untuk melayani lonjakan penumpang selama liburan ini.
Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa jumlah tiket yang disiapkan ini merupakan upaya antisipatif terhadap peningkatan mobilitas penumpang yang terjadi setiap kali liburan panjang, terutama saat momentum Imlek. Penumpang diimbau untuk sudah merencanakan rencana perjalanan lebih awal dan memesan tiket melalui kanal resmi agar mendapatkan jadwal yang sesuai kebutuhan.
Data sementara yang dicatat pada rentang tanggal 13 sampai 15 Februari 2026 menunjukkan tingginya aktivitas penumpang di sejumlah stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon. Selama periode tersebut, tercatat sekitar 18.394 orang tiba di wilayah Cirebon, sementara sekitar 16.366 orang melakukan keberangkatan menggunakan layanan kereta api.
Baca Juga:Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini 15 Februari 2026, Cek Selengkapnya!Klasemen Liga Italia: Inter Jaga Jarak Aman setelah Kemenangan Dramatis atas Juventus
Rata-rata harian, KAI menyediakan sekitar 5.000 tempat duduk yang bisa dipesan oleh calon penumpang untuk berbagai tujuan perjalanan, termasuk ke kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, serta sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Variasi jadwal dan rute ini diharapkan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang ingin menyesuaikan perjalanan dengan jadwal libur mereka.
Untuk memenuhi kebutuhan kapasitas angkut yang meningkat, Daop 3 Cirebon menyiapkan total tujuh perjalanan kereta api selama periode Imlek ini. Dari tujuh perjalanan tersebut, enam merupakan layanan reguler yang biasanya beroperasi, dan satu lagi adalah kereta tambahan KA Cirebon Fakultatif, yang disiapkan khusus agar jumlah tempat duduk yang tersedia lebih banyak dari biasanya.
Selain menambah jumlah perjalanan, KAI juga melakukan optimalisasi terhadap formasi rangkaian kereta. Tujuannya adalah agar jumlah tempat duduk yang tersedia benar-benar dapat memenuhi permintaan masyarakat dan mengurangi kemungkinan terjadinya antrean panjang di stasiun saat masa libur. Selama periode ini, sekitar 144 perjalanan kereta api per hari melintas di wilayah operasional Cirebon, mencerminkan tingginya intensitas pergerakan moda kereta api.
