Alasan Shayne Pattynama Tak Kunjung Jadi Pemain Utama Persija, Faktor Dony Tri Pamungkas Jadi Sorotan

Alasan Shayne Pattynama Tak Kunjung Jadi Pemain Utama Persija
Source: @s.pattynama
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Shayne Pattynama, pemain naturalisasi yang baru bergabung dengan Persija Jakarta pada paruh musim BRI Super League 2025/2026, hingga kini masih belum menjadi pilihan utama pelatih dalam susunan pemain inti. Meski memiliki pengalaman bermain di Eropa dan Asia, kesempatan tampil reguler masih belum banyak ia dapatkan sejak resmi diperkenalkan sebagai bagian dari skuad Macan Kemayoran.

Debut Pattynama bersama Persija terjadi ketika tim ini unggul 2-0 atas Persita Tangerang di pekan ke-19 kompetisi. Ia masuk menggantikan Dony Tri Pamungkas pada menit ke-84, namun waktu bermain yang diperolehnya masih sangat terbatas. Pada pertandingan berikutnya lawan Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, ia bahkan tidak mencatatkan satu menit pun di atas lapangan.

Salah satu alasan utama mengapa Shayne belum menjadi starter adalah persaingan posisi di lini pertahanan, khususnya di sektor bek kiri. Dony Tri Pamungkas, yang merupakan produk akademi Persija, tengah menikmati periode kepercayaan dari pelatih sebagai pemain utama di posisi tersebut. Keunggulan Dony bukan hanya karena performa, tetapi juga karena ia memenuhi kriteria pemain U-23 yang sering menjadi pertimbangan teknis dalam pemilihan starting line-up.

Baca Juga:Daftar Lengkap Tim yang Lolos ke Babak Kelima FA Cup 2025/2026, Rekap Hasil dan Tim LolosLibur Imlek 2026 Naik Kereta? KAI Daop 3 Cirebon Sediakan 29.945 Tiket KA, Cek Detailnya 

Situasi ini membuat persaingan antara Shayne dan Dony menjadi topik menarik di dalam tubuh Persija. Meskipun Pattynama memiliki pengalaman internasional dan pernah bermain di kompetisi luar negeri, keputusan untuk menurunkannya di awal pertandingan tetap berada di tangan pelatih Mauricio Souza. Asisten pelatih Ricky Nelson menekankan bahwa sejauh ini adaptasi Shayne dalam sesi latihan sudah menunjukkan kemajuan positif, tetapi pelatih masih melihat Dony sebagai opsi yang lebih siap berdasarkan penilaian latihan tim.

Shayne mendapatkan kesempatan bermain lagi saat Persija bertandang ke markas Bali United, di mana ia masuk pada menit ke-78 menggantikan Dony. Dalam laga tersebut ia mampu tampil solid membantu tim mempertahankan keunggulan dan meraih kemenangan dengan skor 1-0. Meski performanya mendapat apresiasi, pergantian peran itu masih belum mengubah statusnya sebagai pemain cadangan.

Pemain berusia 27 tahun ini sendiri mengaku siap bekerja keras untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain. Ia terus meningkatkan kebugaran dan kualitas permainan agar bisa bersaing ketat dengan Dony Tri dan mengamankan posisi di tim utama. Keputusan akhir masih bergantung pada evaluasi pelatih terhadap kesiapan setiap pemain di sesi latihan menjelang pertandingan berikutnya.

0 Komentar