RADARCIREBON.TV – Alessandro Bastoni, bek andalan Inter Milan, membuat keputusan drastis dengan mematikan kolom komentar di akun Instagram-nya setelah mengalami gelombang hinaan, kritik pedas, bahkan ancaman serius menyusul kemenangan timnya 3-2 atas Juventus di laga Serie A 2025/26 yang berlangsung Derby d’Italia di San Siro.
Laga itu sendiri menjadi sangat kontroversial karena satu momen yang memicu reaksi hebat dari pendukung tim lawan. Di menit ke-42, wasit Federico La Penna memberikan kartu kuning kedua kepada bek Juventus Pierre Kalulu setelah menganggapnya menarik Bastoni — meski tayangan ulang menunjukkan sedikit atau bahkan tidak ada kontak yang cukup jelas untuk layak dihukum.
Keputusan tersebut sangat memengaruhi jalannya pertandingan. Juventus terpaksa bermain dengan 10 pemain hingga akhir, sementara Inter kemudian mampu mengambil keuntungan dari situasi itu dan mencetak gol kemenangan di masa tambahan waktu lewat Piotr Zielinski.
Baca Juga:Klasemen BRI Super League: Borneo FC Bertahan di Papan Atas Antara Dua Raksasa5 Rekomendasi Kado Imlek Selain Angpao yang Cocok untuk Keluarga & Teman
Namun kontroversi utamanya bukan pada skor akhir, melainkan tindakan Bastoni yang dianggap oleh banyak fans Juventus sebagai “permainan tak sportif”. Dalih bahwa ia mencoba menggiring wasit memberikan kartu kepada lawan membuat sebagian fans melampiaskan kemarahan mereka melalui komentar di media sosial Bastoni. Respons ini begitu buruk hingga Bastoni memilih mematikan fitur komentar agar tak terus menerima hujatan, ancaman, dan serangan pribadi terhadap dirinya dan keluarganya.
Menurut laporan sejumlah media, termasuk penyelenggara dan analis pertandingan, keputusan wasit dalam insiden itu telah diprotes oleh banyak pihak sebagai sebuah kesalahan yang jelas, bahkan langsung diakui oleh pejabat tinggi wasit Italia. Mereka menyatakan bahwa keputusan itu adalah “kesalahan nyata” karena VAR tidak bisa digunakan untuk meninjau kartu kuning kedua yang mengakibatkan kartu merah, sehingga situasi itu tidak dibatalkan meskipun bukti tayangan ulang menunjukkan tidak ada kontak yang cukup antara Kalulu dan Bastoni.
Reaksi terhadap keputusan itu sendiri tidak terbatas hanya pada akun pribadi Bastoni. Tokoh-tokoh sepak bola bahkan mengomentari laga tersebut. Kritik tajam terhadap cara Bastoni “mendapatkan” keputusan wasit datang dari banyak pihak, termasuk mantan pelatih dan legenda sepak bola yang menyatakan bahwa pemain kelas dunia seharusnya lebih bertindak profesional di momen-momen besar seperti Derby d’Italia.
