Analisis klasemen sementara BRI Super League juga menunjukkan bahwa selisih poin antara posisi tiga besar dan Borneo FC tidak terlalu jauh. Ini berarti bahwa peluang untuk naik atau turun peringkat masih sangat terbuka, tergantung hasil setiap pertandingan berikutnya. Dengan masih banyak laga tersisa dalam kalender kompetisi, tekanan di papan atas klasemen diprediksi makin memuncak.
Di sisi lain, lawan-lawan yang bersaing di papan atas juga terus menunjukkan kualitas permainan yang meningkat. Tim-tim besar seperti Persib Bandung atau Persija Jakarta, jika memang menduduki posisi di atas atau di bawah Borneo FC, tetap menjadi ancaman serius karena skuat mereka berisi pemain berkualitas yang mampu memecah kebuntuan hanya dalam satu momen pertandingan. Kondisi ini membuat klub seperti Borneo FC tak bisa lengah dan harus terus meningkatkan strategi permainan di setiap laga.
Borneo FC sendiri memiliki modal penting berupa catatan tak terkalahkan di beberapa laga terakhir dan pencetak gol yang produktif. Ketepatan finishing serta koordinasi tim yang meningkat menjadi dari aspek utama dalam raihan hasil positif. Dan jika mereka mampu mempertahankan momentum ini, bukan tidak mungkin Pesut Etam akan mengamankan posisi di zona atas hingga akhir musim, bahkan memaksakan diri untuk mengejar trofi jika peluang itu tetap terbuka.
Baca Juga:5 Rekomendasi Kado Imlek Selain Angpao yang Cocok untuk Keluarga & TemanPersita Comeback 2-1 atas PSBS Biak, Pendekar Cisadane Akhiri Rentetan Hasil Buruk
Secara keseluruhan, posisi Borneo FC yang berada di antara dua klub besar di papan atas klasemen BRI Super League 2025/26 menunjukkan bahwa tim ini bukan cuma sekadar peserta, tetapi kompetitor yang layak diperhitungkan. Konsistensi permainan, dukungan suporter, serta motivasi untuk terus berkembang membuat Borneo FC menjadi salah satu tim yang layak diperhitungkan dalam persaingan gelar musim ini.
