Kabar Gembira! THR ASN 2026 Cair Awal Bulan Puasa

THR ASN
Pemerintah Republik Indonesia telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 55 triliun khusus untuk pembayaran THR tahun 2026 bagi ASN, PPPK, TNI, dan Polri. Foto: pppk.indonesia/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Pertanyaan mengenai kapan THR cair 2026 dan apakah THR cair awal Ramadhan kembali menjadi perhatian publik. Pemerintah memberi sinyal kuat bahwa THR ASN 2026 berpeluang dicairkan pada fase awal bulan puasa.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran sebesar Rp 55 triliun telah disiapkan dalam APBN 2026 untuk membayar THR PNS 2026, termasuk bagi PPPK, TNI, dan Polri.

“Udah pasti nanti. Tapi saya tidak tahu tanggal pastinya yang jelas. Di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” ujar Purbaya seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (16/2/2026)

Baca Juga:Tiki Taka Barcelona Tak Berfungsi Lawan Girona, Hansi Flick Enggan Salahkan WasitSpesifikasi Infinix Note 60 Pro, HP Paling Mirip iPhone Dari Sisi Material

Pernyataan itu menjawab spekulasi publik soal kapan THR cair 2026, THR 2026 kapan cair, hingga THR PNS 2026 kapan cair yang ramai diperbincangkan menjelang bulan puasa.

Jika merujuk praktik sebelumnya, pencairan THR ASN biasanya dilakukan 10–14 hari sebelum Idul Fitri. Namun tahun ini pemerintah menargetkan agar THR cair awal Ramadhan.

Lebaran 2026 secara kalender diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026, meski kepastian tanggal menunggu sidang isbat. Bila mengikuti pola lama, maka pencairan THR berpotensi terjadi pada 11–15 Maret 2026.

Namun dengan pernyataan Menkeu, peluang kapan THR cair 2026 bisa lebih maju dari pola biasanya, yakni di awal bulan puasa. Meski demikian, kepastian kapan THR 2026 cair tetap menunggu Peraturan Pemerintah (PP) yang biasanya terbit menjelang Ramadhan.

Pemerintah menempatkan THR ASN 2026 bukan hanya sebagai isu kesejahteraan aparatur negara, tetapi juga instrumen fiskal untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal I.

Selain alokasi Rp 55 triliun untuk THR, total belanja negara pada awal 2026 diproyeksikan mencapai Rp 809 triliun. Belanja tersebut mencakup percepatan program Makan Bergizi Gratis, rehabilitasi bencana, hingga stimulus tambahan.

Jadi kita keluarkan semua belanjanya mungkin di bulan pertama untuk memastikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi masih akan berkelanjutan,” kata Purbaya.

Baca Juga:Selamat Tahun Baru Imlek 2577, 3 Shio Ini akan Panen Rezeki di Tahun Kuda ApiStok BBM di Shell Masih Kosong, Ini Alasannya

Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa terdorong dari asumsi APBN 5,4 persen menuju 6 persen. “Pertumbuhan ekonomi kita di APBN tahun ini 5,4 persen, tapi saya akan coba dorong ke arah 6 persen. Saya bayarnya dari situ,” ujarnya.

Dalam PP Nomor 11 Tahun 2025, pemberian THR bagi aparatur negara dibayarkan berdasarkan komponen penghasilan tertentu. THR yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagi PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, pimpinan lembaga penyiaran publik dan pegawai non-pegawai ASN yang bertugas pada Lembaga Penyiaran Publik.

0 Komentar