Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Milad ke-13 Majelis Ta’lim Sabar berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Mengusung tema “Bersihkan Hati Menyambut Bulan Suci 1447 Hijriah”, acara ini dihadiri sekitar 100 jamaah dan menjadi momentum refleksi sekaligus syukur atas perjalanan panjang MT Sabar. Suasana haru dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal acara Maulid Nabi dan Milad ke-13 MT Sabar digelar. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah agama, doa bersama, hingga pemotongan tumpeng secara simbolis sebagai bentuk rasa syukur. Tausiah disampaikan oleh Umi Fairuz Ar-Rahbini, yang sejak awal telah membina dan mendampingi perjalanan MT Sabar. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk membersihkan hati, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan keimanan dalam menyambut bulan suci 1447 Hijriah. Nama Sabar sendiri merupakan singkatan dari Selasa Barokah, merujuk pada jadwal rutin pengajian yang digelar setiap hari Selasa dan Kamis. Saat ini, latihan rutin diikuti sekitar 20 orang jamaah setiap pekannya. Dalam wawancara, Juju selaku pengurus MT Sabar menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 13 tahun majelis ini. Acara semakin semarak dengan penampilan hadroh dari para jamaah yang kini rutin berlatih dan turut memeriahkan kegiatan majelis. Sambutan turut disampaikan oleh Hajah Eka selaku pengurus MT Sabar. Dalam pesannya, ia berharap semangat kebaikan yang telah dirintis sejak awal dapat terus dilanjutkan. Milad ke-13 MT Sabar bukan sekadar perayaan usia, namun menjadi momentum mempererat ukhuwah dan memperkuat komitmen dalam menebar kebaikan. Dengan semangat Selasa Barokah, MT Sabar berharap terus istiqamah membina umat dan menghadirkan keberkahan menuju 1447 Hijriah.