Persib Tersingkir Dari ACL 2, Kalah Agregat 3-1, Kartu Merah Uilliam Barros Jadi Penyebab Utama

Persib Bandung
Layvin Kurzawa Pemain Persib Bandung Foto : Persib Bandung
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Langkah Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2026 resmi terhenti. Kemenangan tipis 1-0 pada leg kedua tak cukup untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke markas Ratchaburi.

Agregat akhir 3-1 memastikan wakil Thailand itu melaju ke babak selanjutnya, sementara Maung Bandung harus mengubur mimpi di panggung Asia.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, PERSIB tampil dengan determinasi tinggi. Sejak menit awal, intensitas ditekan. Aliran bola dipercepat, duel demi duel dimenangkan, dan tekanan terus diarahkan ke lini pertahanan lawan. Gol yang dinanti akhirnya lahir dan sempat membakar harapan. Stadion bergemuruh, keyakinan membuncah bahwa keajaiban masih mungkin terjadi.

Baca Juga:Live Skor Persib Vs Ratchaburi Menit 87, Skor Masih 1-0, Andre Jung Ditarik, Layvin Kurzawa Nyaris Cetak GolHT : Persib Bandung Vs Ratchaburi 1-0, Andrew Jung Cetak Gol, Uilliam Barros Kena Kartu Merah

Namun sepak bola tak selalu berjalan sesuai harapan. Keunggulan 1-0 belum cukup untuk menutup defisit tiga gol. Persib butuh dua gol tambahan untuk memaksakan perpanjangan waktu. Tekanan terus digencarkan, tetapi Ratchaburi tampil disiplin. Blok pertahanan mereka sulit ditembus, bahkan saat ruang mulai terbuka di menit-menit akhir.

Momentum Persib sedikit terganggu ketika Uilliam Barros diganjar kartu merah. Situasi itu membuat tensi meningkat dan ritme serangan tak lagi seagresif sebelumnya. Dalam kondisi waktu yang terus menipis, pelatih mencoba segala cara.

Dua striker, Sergio Castel dan Ramon Tanque, dimasukkan untuk menambah daya gedor. Skema berubah lebih ofensif, umpan-umpan panjang mulai dilepaskan, crossing demi crossing dikirimkan ke kotak penalti.

Sayangnya, efektivitas tetap menjadi persoalan. Beberapa peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir belum mampu menembus gawang Ratchaburi untuk kedua kalinya. Tambahan waktu lima menit yang diberikan wasit terasa begitu singkat. Setiap detik seperti berlalu terlalu cepat bagi Persib yang masih terus menggempur.

Peluit panjang akhirnya berbunyi. Para pemain terduduk. Sebagian menatap kosong ke tribun, sebagian lagi menunduk menahan kecewa. Perjuangan malam itu tidak sia-sia semangat juang sudah ditunjukkan tanpa kompromi. Mereka berlari hingga batas akhir, menekan hingga napas tersisa.

Namun hasil belum berpihak. Persib tersingkir. Ratchaburi yang kalah dalam pertandingan leg kedua justru tersenyum lebar karena agregat membawa mereka ke fase berikutnya. Sepak bola memang kejam, tetapi dari kegagalan inilah mental ditempa. Perjalanan di ACL 2 2026 boleh terhenti, tetapi karakter dan daya juang yang diperlihatkan malam itu menjadi bekal berharga untuk kompetisi berikutnya.

0 Komentar