RADARCIREBON.TV – Malam di Baku berubah menjadi panggung pertunjukan satu nama: Anthony Gordon. Winger lincah milik Newcastle United itu mencetak empat gol hanya dalam satu babak saat The Magpies membantai Qarabag FK 6-1 pada leg pertama playoff Liga Champions, Rabu malam.
Empat gol di 45 menit pertama. Sebuah pernyataan. Sebuah ancaman. Dan mungkin, sebuah pesan halus kepada klub-klub peminat termasuk Manchester United yang disebut-sebut memantau situasinya.
Newcastle langsung tancap gas sejak menit awal. Baru tiga menit laga berjalan, Gordon sudah membuka keunggulan setelah menyambar umpan terobosan Dan Burn dan menaklukkan kiper dengan tembakan mendatar ke pojok bawah. Tak lama berselang, dominasi berlanjut. Serangan demi serangan membuat pertahanan Qarabag limbung.
Baca Juga:Manchester United Incar Mane dan Gordon, Dua Nama Baru Untuk Kejar Target di Liga ChampionsUpdate Top Skor Liga Champions Terbaru: Marcus Rashford dan Anthony Gordon Kejar Persaingan Trio Monster
Meski kiper Mateusz Kochalski sempat melakukan beberapa penyelamatan krusial, ia tak kuasa menghentikan badai bernama Gordon. Penalti pertama lahir setelah handball menghalangi tembakan Harvey Barnes. Gordon tanpa cela. 3-0.
Beberapa detik kemudian, kesalahan lini belakang tuan rumah kembali dihukum. Gordon mencuri bola, melewati kiper, dan menyarangkan gol ke gawang kosong. Hat-trick kilat. Sebelum turun minum, ia kembali mencetak gol lewat titik putih setelah dilanggar Kochalski. Empat gol. Total 10 gol di Liga Champions musim ini.
Qarabag sempat memperkecil skor melalui Elvin Jafarguliyev, namun gol Jacob Murphy memastikan kemenangan telak 6-1. Newcastle nyaris pasti menginjakkan kaki di babak 16 besar.
Sekilas Biodata Anthony Gordon
Anthony Gordon lahir di Liverpool, Inggris, pada 24 Februari 2001. Usianya kini 25 tahun. Ia merupakan produk akademi Everton FC, klub yang membesarkan namanya di Premier League. Setelah menembus tim utama Everton, Gordon hijrah ke Newcastle United pada Januari 2023 dan sejak itu performanya terus menanjak.
Cepat, agresif, dan berani duel satu lawan satu, Gordon kini menjelma menjadi salah satu winger paling eksplosif di Inggris. Jika performa seperti ini terus berlanjut, bukan mustahil namanya akan semakin panas di bursa transfer musim panas mendatang.
Satu hal pasti: di Baku, Gordon tidak sekadar mencetak gol. Ia mengirim pesan ke seluruh Eropa.
