RADARCIREBON.TV – Sekitar belasan pemain naturalisasi yang tampil di kompetisi domestik berpeluang memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026. Kehadiran para pemain ini dinilai dapat menambah kedalaman skuad sekaligus meningkatkan kualitas permainan tim nasional dalam turnamen regional tersebut.
Pada musim kompetisi BRI Super League 2025/2026, sejumlah pemain naturalisasi yang sebelumnya berkarier di luar negeri memilih melanjutkan kiprah mereka di klub-klub Indonesia. Langkah ini membuat peluang mereka untuk dipantau secara langsung oleh tim pelatih semakin terbuka.
Beberapa nama yang menjadi sorotan antara lain Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Mauro Zijlstra yang bergabung dengan Persija Jakarta. Sementara itu, Thom Haye, Eliano Reijnders, serta Dion Markx memperkuat Persib Bandung. Di klub lain, Rafael Struick dan Ivar Jenner membela Dewa United, sedangkan Jens Raven memilih bergabung dengan Bali United.
Baca Juga:Inter Milan Dipermalukan Bodo/Glimt, Drama 6 Gol Warnai Duel Atletico Madrid vs Club Brugge di Play-offVinicius Junior vs Jose Mourinho Memanas! Eks Bintang Sepak Bola Soroti Kontroversi Dugaan Rasisme
Selain nama-nama tersebut, pemain diaspora yang belum pernah mencatatkan penampilan bersama tim nasional juga berpotensi memperkuat skuad Garuda. Salah satunya adalah Cyrus Margono yang meninggalkan kompetisi Eropa dan kini berkarier bersama Persija Jakarta. Kehadirannya menambah opsi di sektor penjaga gawang.
Jumlah tersebut belum termasuk pemain naturalisasi lain yang telah lama berkiprah di liga domestik, seperti Ezra Walian dan Marc Klok. Penampilan impresif Ezra Walian musim ini membuatnya kembali diperhitungkan untuk memperkuat tim nasional setelah sempat absen cukup lama. Penyerang kelahiran Amsterdam itu tampil produktif dengan kontribusi gol dan assist yang signifikan bersama klubnya.
Turnamen Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Pada fase grup, Indonesia tergabung bersama tim-tim kuat Asia Tenggara seperti Timnas Vietnam, Timnas Singapura, dan Timnas Kamboja, serta satu tim dari jalur play-off. Persaingan di Grup A diprediksi berlangsung ketat, sehingga kebutuhan akan komposisi pemain terbaik menjadi perhatian utama.
Di sisi lain, muncul spekulasi bahwa kepindahan sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik berkaitan dengan peluang tampil di Piala AFF 2026, mengingat turnamen tersebut tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA. Namun, isu tersebut dibantah oleh pihak federasi.
