RADARCIREBON.TV- Tidak terasa bulan suci Ramadhan hampir tiba. Umat Islam diminta untuk meningkatkan amalan baik dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, salah satunya adalah shalat tarawih, yang memiliki keutamaan yang luar biasa.
Karena nilai ibadah yang lebih besar, dianjurkan untuk melaksanakan shalat tarawih secara berjemaah. Namun, bagi umat Islam yang memiliki udzur yang menghalangi mereka untuk berjemaah, mereka tetap dapat melakukannya secara mandiri, baik di masjid maupun di rumah.
Sebelum melaksanakan shalat tarawih, penting untuk memahami bacaan niat, jumlah rakaat, serta tata caranya agar pelaksanaan ibadah menjadi lebih khusyuk dan sesuai tuntunan.
Baca Juga:Mengapa Salat Tarawih Sangat Istimewah? Inilah Keutamaan di Bulan Suci RamadhanDaftar Tim Lolos ke Babak 16 Besar ACL Elite 2025/2026, Jadwal Pertandingan dan Bagan
Simak tata cara shalat tarawih sendiri dan berjamaah lengkap dengan ketentuannya seperti dirangkum berikut ini:
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Tarawih?
Sejak lama, ada perbedaan pendapat ulama tentang jumlah rakaat shalat tarawih. Oleh karena itu, umat Islam harus memperlakukannya dengan bijak agar tidak menimbulkan konflik.
Melansir laman Badan Amil Zakat Nasional, buku ‘Shalat Sunnah: Hikmah dan Tuntunan Praktis’ karya Nasrul Umam Syafi’i dan Lukman Hakim menjelaskan bahwa salat tarawih dilaksanakan sebanyak delapan rakaat. Pelaksanaannya dapat dilakukan dalam dua atau empat rakaat dan satu salam, kemudian dilanjutkan dengan shalat witir sebanyak tiga rakaat sebagai penutup.
Sementara itu, buku ‘Mengetuk Pintu Langit di Bulan Ramadhan’ karya Fuad Thohari menyebutkan tiga pandangan terkait jumlah rakaat shalat Tarawih. Ahli hadis berpendapat 11 rakaat, jumhur ulama fiqih menetapkan 23 rakaat, sementara ulama Madinah dan Imam Malik memandang Tarawih dilaksanakan dalam 36 rakaat untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan.
Apa Niat Shalat Tarawih Sendiri dan Berjemaah?
Secara umum tidak ada perbedaan yang signifikan antara tata cara shalat tarawih yang dilakukan secara berjemaah maupun mandiri. Perbedaannya hanya terletak pada niatnya.
Berikut niat shalat tarawih sebagaimana dikutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama Online:
Niat Shalat Tarawih Sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā
Baca Juga:Jadwal Sepak Bola Malam Ini 19-20 Februari 2026: Ada Pertandingan Liga Europa Temani Waktu Sahur-MuJangan Sampai Terlewatkan! Jadwal Siaran Langsung Pertandingan Proliga 2026Seri Bogor Selama Bulan Ramadan
Artinya: “Aku berniat shalat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
