Kondisi industri pariwisata di Kabupaten Cirebon tengah menghadapi tantangan. Berdasarkan data terbaru, sejumlah kafe, hotel, hingga tempat hiburan malam dilaporkan mengalami penurunan aktivitas, bahkan sebagian di antaranya terpaksa tutup. Kondisi ini diduga dipengaruhi faktor ekonomi yang belum stabil.
Kondisi industri pariwisata di Kabupaten Cirebon tengah menghadapi tantangan. Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Syafrudin Aryono, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan terkini, jumlah kafe di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan signifikan. Tidak hanya kafe, beberapa hotel dan Tempat Hiburan Malam (THM) juga dilaporkan berhenti beroperasi.
Menurutnya, situasi ini kemungkinan dipicu oleh kondisi ekonomi yang sedang kurang baik, baik di tingkat daerah maupun secara nasional. Penurunan daya beli masyarakat turut berdampak pada tingkat kunjungan dan okupansi usaha pariwisata.
Baca Juga:Truk Muatan Tiner Terbakar Hebat Di Tol Cipali – VideoPerampokan Dini Hari di Majalengka – Video
Syafrudin menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan industri pariwisata, sekaligus berupaya menyusun langkah strategis untuk mendorong kembali pertumbuhan sektor ini.
Disbudpar Kabupaten Cirebon berharap kondisi ekonomi segera membaik, sehingga industri pariwisata dapat kembali bangkit dan memberikan kontribusi optimal terhadap perekonomian daerah.