Kiper PSM Blunder, Persija Menang 2-1, Tempel Ketat Persib Dipuncak Klasemen Dengan Poin Sama

Alaaeddine
Persija menempel ketat Persib di puncak Klasemen Foto : Persija
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Panas. Menyala. Dan tentu saja, penuh aroma rivalitas lama yang tak pernah benar-benar padam antara Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Kemenangan 2-1 atas PSM Makassar di Jakarta International Stadium, Jumat (20/2/2026) malam WIB, bukan sekadar tiga poin bagi Macan Kemayoran. Ini adalah pesan. Ini adalah ketukan keras di pintu puncak klasemen. Ini adalah bisikan sarkas yang sengaja dikirim ke Bandung: “Kami sudah sampai.”

Gol Alaeddine Ajaraie di menit 30 sempat membuat JIS bergemuruh. Tandukan tajam, umpan manis dari Allano, dan pertahanan Juku Eja runtuh. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Sheriddin Boboev memanfaatkan kelengahan di menit 37. Skor 1-1. Tegang. Sarat gengsi.

Baca Juga:Jadwal Siaran Langsung Persija Jakarta vs PSM Makassar Hari Ini, 20 Februari 2026Persib Bandung Gugur di ACL Two, Peluang Adam Przybek Debut di BRI Super League Menguap

Babak kedua berubah jadi panggung drama. Reza Arya sempat tampil seperti tembok baja, menggagalkan peluang demi peluang dari Jordi Amat, Gustavo Almeida, hingga Ajaraie. Tapi sepak bola kejam. Satu momen ceroboh bisa menghapus semua pujian.

Menit 68, blunder itu datang. Sepakan Reza tak sempurna. Bola liar disambar Maxwell. Gol. 2-1. JIS meledak. PSM terdiam. Dan Persija tersenyum penuh arti.

Dengan hasil ini, Persija mengoleksi 47 poin angka yang sama dengan Persib di puncak klasemen BRI Super League. Selisih gol bahkan memihak Macan Kemayoran.

Namun tunggu dulu. Bandung belum benar-benar tersalip. Persib masih menyimpan laga lebih sedikit. Tabungan yang bisa sewaktu-waktu dicairkan menjadi jarak. Jadi, siapa sebenarnya yang memimpin? Yang duduk di singgasana, atau yang baru saja berdiri sejajar sambil menepuk bahu?

Persija boleh menempel ketat. Boleh menyeringai penuh percaya diri. Tapi bayang-bayang laga tunda Persib adalah alarm yang terus berdetak. Rivalitas ini belum mencapai klimaksnya.

Dan seperti biasa, ketika Jakarta dan Bandung beradu di papan atas, klasemen tak lagi sekadar angka. Ia berubah menjadi harga diri.

0 Komentar