RADARCIREBON.TV – Keputusan besar diambil Manchester United terkait masa depan Jadon Sancho. Klub raksasa Premier League itu dikabarkan bersedia melepas sang winger secara cuma-cuma pada bursa transfer musim panas 2026. Langkah ini memunculkan perdebatan: apakah murni strategi efisiensi finansial, atau bukti bahwa transfer mahal tersebut berujung kegagalan?
Seperti diketahui, MU menggelontorkan dana sekitar 71 juta pound untuk memboyong Sancho dari Borussia Dortmund pada 2021. Saat itu, ekspektasi terhadap pemain Inggris tersebut sangat tinggi setelah ia tampil gemilang di Bundesliga. Kecepatan, kreativitas, serta produktivitas golnya membuat publik Old Trafford yakin telah mendapatkan bintang masa depan.
Namun, realitas di lapangan berkata lain. Selama berseragam Setan Merah, kontribusi Sancho jauh dari harapan. Ia kesulitan menemukan konsistensi performa dan gagal mengunci satu posisi tetap di lini serang. Dalam beberapa musim terakhir, namanya bahkan lebih sering dikaitkan dengan masa peminjaman dibanding peran sentral di skuad utama.
Baca Juga:Manchester United Incar Mane dan Gordon, Dua Nama Baru Untuk Kejar Target di Liga ChampionsMichael Carrick dan 5 Duel Penentu Nasibnya di Manchester United Musim Ini
Dari sisi finansial, melepas Sancho secara gratis memang terdengar merugikan. Akan tetapi, manajemen MU diyakini mempertimbangkan aspek beban gaji yang mencapai 200 ribu pound per pekan. Dengan kontrak yang segera berakhir, mempertahankannya tanpa kepastian kontribusi dinilai bukan keputusan ideal. Penghematan gaji dalam jangka panjang bisa memberi ruang bagi klub untuk mendatangkan pemain baru yang lebih sesuai kebutuhan taktik.
Langkah ini juga bisa dibaca sebagai bagian dari restrukturisasi skuad. Dalam beberapa musim terakhir, MU berupaya menata ulang komposisi tim agar lebih kompetitif dan efisien. Melepas pemain dengan beban finansial tinggi namun minim dampak di lapangan menjadi salah satu cara memperbaiki keseimbangan neraca klub.
Meski demikian, sulit menghindari label bahwa transfer Sancho merupakan salah satu investasi yang tak berjalan sesuai rencana. Harga mahal, ekspektasi besar, dan hasil yang tak sebanding membuat keputusan ini terasa seperti penutup dari bab yang kurang manis.
Kini, perpisahan tampak menjadi solusi terbaik bagi kedua pihak. Bagi Manchester United, ini kesempatan merapikan struktur gaji dan fokus membangun tim baru. Sementara bagi Sancho, hengkang dari Old Trafford bisa menjadi titik awal untuk menghidupkan kembali kariernya di lingkungan yang lebih mendukung.
