Kondisi ini menunjukkan bahwa kekalahan dari Persib memicu refleksi dan tekanan yang cukup besar bagi pelatih Persija. Ketimbang meredam komentar, Sousa memilih mengungkapkan ketidakpuasan dan keyakinannya secara terbuka sehingga terlihat lebih tegas dan kadang marah dalam berbagai kesempatan berbicara dengan media.
Secara keseluruhan situasi ini bukan semata soal emosinya semata, melainkan bentuk tanggung jawab dan tekanan besar yang dirasakan pelatih untuk mengembalikan performa tim ke jalur kemenangan setelah hasil buruk itu.
