Romeo Lavia Siap Kembali Perkuat Chelsea Setelah 3 Bulan Absen Cedera

Romeo Lavia
Gelandang Chelsea. Foto: Instagram pribadi Romeo Lavia.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Gelandang asal Belgia, Romeo Lavia, kini semakin dekat dengan kembalinya ke skuad utama Chelsea setelah menyelesaikan masa pemulihan panjang dari cedera yang membuatnya absen lebih dari tiga bulan sejak awal November 2025. Lavia terakhir kali bermain ketika Chelsea menghadapi Qarabag dalam ajang Liga Champions, yang berakhir imbang 2-2, sebelum masalah otot membuatnya harus menepi dari skuad untuk waktu yang lama.

Cedera yang dialami Lavia merupakan pukulan besar bagi The Blues, mengingat gelandang berusia 22 tahun itu merupakan salah satu pemain kunci di lini tengah. Sejak pindah dari Southampton dengan nilai transfer sekitar £58 juta, Lavia sudah beberapa kali diganggu cedera dan hanya mampu tampil dalam sejumlah kecil pertandingan. Total absen yang dialaminya mencapai lebih dari 98 pertandingan selama 608 hari sejak kedatangannya di Stamford Bridge, catatan yang jauh dari harapan klub maupun penggemar.

Dalam beberapa pekan terakhir, perkembangan rehabilitasi Lavia menunjukkan kemajuan signifikan. Manajer Liam Rosenior membenarkan bahwa sang gelandang kini sudah menjalani sesi latihan bersama tim — sebuah langkah penting menuju kembalinya ia ke lineup Chelsea. Meski begitu, Rosenior juga menekankan bahwa kepulihan Lavia akan tetap berjalan secara hati-hati demi meminimalkan risiko kekambuhan cedera di masa depan.

Baca Juga:Arema FC Tetap Latihan di Hari Puasa, Aremania Ramai Saksikan Sesi SoreZrinjski Tahan Crystal Palace 1-1 di Leg Pertama Conference League Play-off

Kabar positif ini tentu memberikan optimisme bagi Chelsea yang selama beberapa bulan terakhir harus mengatur permainan tanpa jasa pemain tengah kreatif seperti Lavia. Absennya ia memaksa pelatih menggunakan opsi lain di lini tengah, dan beberapa pemain muda seperti Andrey Santos mendapatkan kesempatan lebih besar untuk tampil di posisi tersebut. Kehadiran Lavia nantinya diprediksi dapat kembali memperkuat struktur permainan dan membantu stabilitas klub di fase penting musim ini.

Sejak cedera, usaha recovery Lavia tidak hanya mengandalkan latihan fisik konvensional, tetapi juga metode canggih seperti program realitas virtual (virtual reality) yang membantu pemain tetap mempertajam kemampuan membaca laga dan pola gerakan di lapangan meskipun berada di luar permainan. Teknologi ini dilaporkan mampu mensimulasikan skenario pertandingan nyata dan melatih kemampuan pemantauan posisi serta pengambilan keputusan pemain, yang semuanya penting untuk peran gelandang tengah.

0 Komentar