RADARCIREBON.TV – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menanggapi tentang kesempatan bermain untuk para pemain baru.
Persija sudah menggaet amunisi anyar pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 pada 10 Januari sampai 6 Februari tahun ini.
Mereka adalah Fajar Fathur Rahman, Alaeddine Ajaraie, Shayne Pattynama, Paulo Ricardo, Mauro Zijlstra, Cyrus Margono dan Jean Mota.
Baca Juga:Ezra Walian Perkasa Bersama Persik Kediri, Saatnya Kembali Dilirik Timnas Indonesia?Tak Gentar Bersaing, Shayne Pattynama Hormati Dony Tri dan Nyatakan Siap Berjuang di Persija Jakarta
Akan tetapi, dari tujuh pemain itu, baru Alaeddine yang dipercaya Souza bermain sejak menit awal. Sisanya lebih sering menjadi pengganti, bahkan beberapa masih duduk di bangku cadangan.
Terutama Cyrus dan Jean Mota, tetapi terbilang wajar, sebab baru bergabung dengan Persija pada deadline day bursa transfer paruh musim BRI Super League.
Keduanya masuk daftar susunan pemain (DSP) Persija saat menang 1-0 di kandang Bali United pada 15 Februari 2026, tetapi belum bermain.
Keduanya diprediksikan menjalani debut saat berhadapan dengan PSM Makassar dalam pekan ke-22 BRI Super League di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Jumat (20/2/2026) malam WIB.
“Ya, Jean adalah pemain hebat. Dia bermain di berbagai tim ternama. Kami tidak meragukan kualitas yang dia miliki,” kata Souza.
“Namun, seperti yang selalu saya katakan kepada semua orang, ini adalah Persija. Siapa pun yang mengenakan jerseynya memiliki kualitas. Dan siapa pun yang saya pilih harus memberikan hasil terbaik,” lanjut dia.
Souza mengungkapkan dia tidak bisa menurunkan sembarang pemain bila kondisinya masih belum ideal.
Baca Juga:Rayco Rodriguez Siap Tempur, Persita Tangerang Tantang Persib Bandung di Laga Panas BRI Super LeagueLangkah Tak Terduga Persijap Jepara: Mario Lemos Jadi Nahkoda, Divaldo Alves Beralih Posisi
Di samt itu, Souza juga menyoroti beberapa nama lainnya seperti Gustavo Almeida, Cyrus Margono, Andritany Ardhiyasa, sampai Alaaeddine Ajaraie.
“Banyak dari kalian mengkritik Gustavo. Ada yang meminta Cyrus yang baru datang untuk menggantikan. Di depan Dony Tri, atau kiper Andritany. Jadi, pertama-tama kita harus menganalisis,” kata Souza.
“Alaaeddine tidak bermain bagus melawan Arema FC dan dia dihakimi hanya karena satu pertandingan buruk. Oleh sebagian besar pers, dia seharusnya tidak bermain melawan Bali United. Namun, saat melawan Bali United dia bermain sangat baik,” jelasnya.
Souza menekankan keputusan akhir tetap berada di tangannya, dengan pertimbangan performa, kesiapan fisik, serta kebutuhan taktik di setiap laga.
