RADARCIREBON.TV – Dalam laga leg pertama play-off babak 16 besar UEFA Europa Conference League 2025/26, Crystal Palace hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 ketika bertandang ke markas Zrinjski Mostar di Stadion Bijeli Brijeg, Mostar pada Kamis (19 Februari 2026) malam waktu setempat. Hasil tersebut membuat peluang kedua tim untuk lolos ke fase knockout tetap terbuka menjelang leg kedua di Selhurst Park pekan depan.
Pertandingan berjalan dengan tempo yang cukup tinggi, diwarnai dominasi bola oleh Palace tetapi kesulitan memaksimalkan peluang menjadi gol. Tim asal Inggris itu sebetulnya sempat memimpin lebih dulu melalui gol Ismaïla Sarr pada menit ke-43, yang memanfaatkan umpan dari January signing Jørgen Strand Larsen untuk membuka skor jelang turun minum. Gol ini memberi keuntungan mental bagi The Eagles, meski tekanan dari tuan rumah tetap terasa sepanjang laga.
Namun, momentum permainan berubah di babak kedua. Zrinjski yang bermain di hadapan publik sendiri mampu menekan lini belakang Palace dan berhasil membalas lewat Karlo Abramovic pada menit ke-55. Abramovic memanfaatkan kesalahan kecil di lini tengah Lawan dan menembakkan bola tanpa ampun ke sudut gawang, membuat skor menjadi 1-1 — angka yang bertahan hingga peluit akhir pertandingan.
Baca Juga:Lautaro Martínez Cedera Parah Setelah Kekalahan Nerazzurri di Liga ChampionsJelang Hadapi Persebaya, Persijap Jepara Lakukan Perombakan Pelatih Kepala
Hasil akhir ini mencerminkan jalannya pertandingan yang cukup seimbang secara taktik, meski statistik menunjukkan bahwa Palace memiliki penguasaan bola lebih besar dibanding tuan rumah. Klub Premier League ini menghabiskan sebagian besar pertandingan mencoba menciptakan peluang, namun ketidakproduktifan serangan dan pertahanan rapat Zrinjski membuat mereka gagal menjaga keunggulan setelah jeda.
Kondisi ini menjadi sorotan karena Palace datang sebagai salah satu tim yang diunggulkan dalam kompetisi ini. Namun performa mereka belakangan di berbagai ajang belum stabil, dan hasil 1-1 ini menjadi bukti bahwa tim masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk leg kedua nanti. Tim Bosnian juga menunjukkan kelihaian dalam bertahan serta niat besar untuk mengamankan tiket lanjut ke babak berikutnya.
Statistik pertandingan memperlihatkan perbedaan dominasi bola dan peluang antara kedua tim. Meski demikian, Zrinjski tampil sangat efisien dalam memaksimalkan satu peluang emasnya menjadi gol, sementara Palace beberapa kali hanya menciptakan peluang tanpa konversi yang efektif. Salah satu peluang terbaik Palace sebelum gol Sarr bahkan hampir menjadi lebih awal saat umpan silang tajam berhasil diselesaikan, namun upaya itu tidak berbuah gol pada saat itu.
