RADARCIREBON.TV – Manchester United mulai bergerak menyusun rencana regenerasi lini tengah seiring mendekatnya akhir masa bakti Casemiro. Di tengah berbagai spekulasi transfer, nama Adam Wharton muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi peran vital tersebut. Gelandang muda milik Crystal Palace itu dinilai memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan Setan Merah.
Manchester United memang menghadapi tantangan besar jika benar harus berpisah dengan Casemiro. Sejak didatangkan dari Real Madrid pada 2022, gelandang asal Brasil tersebut menjadi jangkar utama di lini tengah. Namun faktor usia dan arah proyek jangka panjang klub membuat manajemen mulai mencari sosok yang lebih muda dan dinamis.
Mantan pemain MU, Alan Smith, menilai Wharton sebagai pengganti yang “alami”. Menurutnya, pemain berusia 22 tahun itu memiliki disiplin posisi dan kecerdasan membaca permainan—dua atribut penting bagi seorang gelandang bertahan. Smith juga menekankan bahwa bermain di posisi nomor enam bukan sekadar soal tekel atau duel fisik, melainkan soal menjaga struktur tim agar tetap seimbang.
Baca Juga:Hasil Liga Europa: Nottingham Forest Menggila di Turki! Fenerbahce Dibantai 3-0Jadwal Proliga Putri 20 Februari 2026: Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia vs Jakarta Electric PLN Mobile
Secara statistik musim ini, Wharton tampil konsisten bersama Palace. Ia mencatat akurasi umpan tinggi, aktif dalam distribusi bola dari lini belakang, serta berkontribusi dalam memutus alur serangan lawan. Perannya sebagai deep-lying midfielder membuatnya kerap menjadi penghubung antara lini pertahanan dan lini serang. Kemampuan mengatur tempo permainan menjadi nilai tambah yang membuatnya berbeda dari gelandang muda lainnya.
Selain itu, pengalaman Wharton di kompetisi domestik Inggris juga menjadi faktor penting. Meski masih muda, ia telah mengoleksi ratusan penampilan di level profesional bersama Blackburn dan Crystal Palace. Jam terbang tersebut dinilai cukup untuk menghadapi tekanan besar di Old Trafford.
Dalam konteks proyek regenerasi skuad, Wharton dinilai cocok dengan visi membangun tim berusia rata-rata lebih muda namun tetap kompetitif. Ia bisa berkembang bersama pemain seperti Kobbie Mainoo dan menjadi fondasi jangka panjang di lini tengah.
Meski belum ada kesepakatan resmi, ketertarikan terhadap Wharton menunjukkan arah baru kebijakan transfer MU: berinvestasi pada talenta muda dengan potensi jangka panjang. Jika transfer ini terealisasi, Adam Wharton berpeluang menjadi pilar penting era baru Manchester United pasca Casemiro.
