Aksi penipuan mengatasnamakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kabupaten Cirebon terjadi saat momen rotasi dan mutasi kepala sekolah. Pelaku menghubungi operator sekolah dan meminta sejumlah uang dengan mencatut nama Kaban BKPSDM.
Modus penipuan terjadi pada akhir Desember hingga awal Januari, bertepatan dengan agenda rotasi dan mutasi ASN termasuk kepala sekolah. Pelaku diduga mengambil foto Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dari media online untuk dijadikan foto profil, lalu mengirim pesan kepada operator sekolah dengan tujuan meminta uang.
Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan (PKAP) BKPSDM Kabupaten Cirebon, Meilan Sarry Rumakito menjelaskan, operator sekolah yang menerima pesan langsung melakukan konfirmasi kepada kepala sekolah dan Dinas Pendidikan. Setelah ditelusuri, nomor tersebut bukan nomor resmi Kaban BKPSDM.
Baca Juga:Karang Taruna Diminta Untuk Inovatif Dan Mandiri – VideoWalikota Tinjau Festival Ramadan Di Jalan Siliwangi – Video
BKPSDM segera menerbitkan pengumuman resmi dan menyebarkannya melalui website serta media sosial untuk mencegah korban. Hingga saat ini, dipastikan belum ada pihak sekolah yang mengalami kerugian.
Meilan menegaskan, proses rotasi dan mutasi di lingkungan Pemkab Cirebon dilakukan melalui sistem manajemen talenta yang transparan. Setiap ASN dapat mengakses nilai asesmen dan potensi secara mandiri melalui akun resmi masing-masing.
BKPSDM mengimbau seluruh ASN dan pihak sekolah untuk tidak percaya pada permintaan uang dengan alasan rotasi atau mutasi. Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat diminta segera melakukan konfirmasi langsung ke BKPSDM.
Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan tidak pernah ada pungutan dalam proses rotasi dan mutasi ASN.