Google Pixel 10a Resmi Debut, HP Mungil yang Lebih Ramah Lingkungan

Google Pixel
Google Pixel 10a (blog.google)
0 Komentar

4. Ditenagai baterai 5100 mAh yang tahan hingga 120 jam dengan mode hemat daya

Soal sumber energi, Google Pixel 10a ditopang baterai berkapasitas 5100 mAh yang ternyata sama dengan Google Pixel 9a. Dukungan pengisian dayanya mencakup 30 W lewat soket USB Type-C dan 10 W secara nirkabel. Hal ini sedikit meningkat dari Google Pixel 9a yang mendukung pengisian daya 23 W lewat soket USB Type-C dan 7,5 W secara nirkabel. Dengan baterai 5100 mAh, Google Pixel 10a diklaim bisa dipakai normal hingga 30 jam atau bahkan hingga 120 jam bila sambil mengaktifkan Extreme Power Saving Mode.

5. Software update panjang hingga 7 tahun, pakai bahan daur ulang jadi ramah lingkungan

Selebihnya, Pixel 10a dibekali speaker stereo, sertifikasi IP68, dan sistem operasi Android 16 dengan jaminan pembaruan selama 7 tahun hingga Android 23. Nah, smartphone Google ini tergolong ramah lingkungan karena bingkainya terbuat dari aluminium daur ulang 100%, sisi belakangnya terbuat dari plastik daur ulang 81%, casing terbuat dari plastik daur ulang 36%, dan bahkan kemasan penjualannya tidak mengandung plastik sama sekali. Opsi warnanya ada empat, yaitu obsidian, fog, berry, dan lavender. Di Amerika Serikat, smartphone satu ini dibanderol 499 dolar AS (sekitar Rp8,4 juta) untuk varian 8/128 GB dan 599 dolar AS (sekitar Rp10,1 juta) untuk varian 8/256 GB.

Dari pembahasan di atas, terlihat bahwa Google Pixel 10a bisa dikatakan merupakan versi penyegaran dari Google Pixel 9a di beberapa aspek. Sangat disayangkan, penyegarannya tergolong sangat minor dan mungkin di luar ekspektasi banyak orang. Nah, menurut kamu, apakah aspek lebih ramah lingkungan cukup untuk mendongkrak penjualan Google Pixel 10a?

0 Komentar