Hadapi PSS Sleman, Persipura Jayapura Diminta Bermain Santai tetapi Kompetitif

Persipura Jayapura
Persipura Jayapura tantang PSS Sleman. Foto: Instagram Persipura / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan mengakui pertandingan menghadapi PSS Sleman bakal menjadi ujian berat bagi timnya. Kedua tim tengah berada pada tren positif mendekati duel pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026.

Persipura menantang PSS di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini kemungkinan berlangsung sengit, sebab kedua tim saat ini berkompetisi ketat di papan atas.

Persipura menduduki puncak klasemen sementara Grup Timur dengan 40 poin. Sementara, PSS menyusul di posisi kedua dengan 39 angka. Selisih satu poin itu membuat laga ini seolah partai final.

Baca Juga:Dewa United Perkuat Skuad dengan Kodai Tanaka, Duet Jepang Siap MenggebrakPersib Bandung Gugur di ACL Two, Peluang Adam Przybek Debut di BRI Super League Menguap

“Tentu kita sama-sama tahu pencapaian kedua tim sebelum pertandingan besok, sama-sama positif. Kami menang di laga terakhir dan Sleman juga demikian,” kata Rahmad Darmawan.

“Menurut saya kami akan menghadapi satu tim yang sangat kuat, solid dan tugas kami adalah berusaha untuk menjaga ritme bermain yang kemarin menurut kita juga tidak jelek,” lanjutnya.

Dia menegaskan skuad Mutiara Hitam kini dalam keadaan fit, dan membawa 24 pemain untuk mengarungi dua partai tandang beruntun.

“Semua pemain sekarang dalam kondisi baik dan siap untuk memainkan pertandingan besok. Jadi secara keseluruhan kami bawa 24 pemain untuk dua partai away kita, setelah ini kita akan ke Solo,” jelasnya.

Dua laga terakhir Persipura dan PSS selalu berakhir sama kuat dengan skor seri 0-0 dan 1-1.

“Ini partai ketiga melawan Sleman dan kita kemarin melihat bagaimana performa PSS di putaran ketiga. Ada beberapa pemain baru mereka yang memperlihatkan kualitas sangat baik ketika menghadapi kami di Jayapura,” paparnya.

Eks pelatih Timnas Indonesia U-23 itu mengaku tekanan besar menjelang pertarungan dua tim teratas itu. Tetapi dia tak menjadikannya sebagai beban.

Baca Juga:Tak Banyak Gaya, Banyak Kontribusi: Calvin Verdonk Layak Diganjar Apresiasi?Langkah Terhenti di Asia, Ini Skenario Persib Bandung Incar Juara BRI Super League 2025/2026

“Kita butuh kerja keras di laga besok. Tekanan memang harus ada karena itu bagian untuk memotivasi para pemain. Tapi tentu saya berharap tekanan ini ada di satu titik yang tidak terlalu ekstrem membebani,” paparnya.

“Saya ingin para pemain bisa mengendalikan antara emosi dan intelijensia mereka di lapangan dengan baik. Saya selalu ingatkan pemain untuk bisa melakukan satu permainan dengan enjoy dan lepas. Selalu saya ingatkan untuk enjoy the game,” imbuh pelatih berusia 59 tahun tersebut.

0 Komentar