Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Cirebon dalam beberapa hari terakhir meningkatkan risiko gangguan jaringan listrik. Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas PLN melakukan pemeliharaan rutin dengan memangkas pepohonan yang berpotensi menyentuh kabel listrik.
Sejumlah petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) tampak melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang menjulur ke arah jaringan listrik di sepanjang Jalan Perjuangan, Kota Cirebon.
Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan banyak ranting dan daun berguguran. Kondisi ini dinilai berisiko apabila pohon tumbuh terlalu dekat dengan kabel listrik tegangan 220 Volt atau 2000 Watt, karena dapat memicu korsleting, kebakaran, hingga pemadaman listrik yang berdampak pada ratusan rumah warga.
Baca Juga:Karang Taruna Diminta Untuk Inovatif Dan Mandiri – VideoWalikota Tinjau Festival Ramadan Di Jalan Siliwangi – Video
Dengan menggunakan peralatan keselamatan serta kendaraan operasional, petugas menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan. Pemeliharaan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik.
Namun, di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, pemangkasan difokuskan pada wilayah dengan tingkat kerawanan lebih tinggi. Langkah ini dilakukan sebagai tindakan preventif agar gangguan listrik dapat diminimalisir.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan pohon yang tumbuh terlalu dekat atau menyentuh jaringan listrik guna mencegah potensi bahaya yang tidak diinginkan, dengan menghubungi nomor call center 123.
Dengan pemeliharaan rutin yang terus ditingkatkan, diharapkan jaringan listrik tetap aman dan andal, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu meski cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.