Selain itu, kemenangan ini memperlihatkan bahwa Persija memiliki kedalaman skuad yang bisa diandalkan. Meskipun menghadapi tekanan dari tim lawan, terutama pada fase tengah pertandingan, Persija mampu menahan ritme permainan dan memanfaatkan peluang dengan efektif. Keberhasilan mengonversi peluang menjadi gol—terutama lewat kontribusi debutan seperti Jean Mota—menjadi bukti bahwa tim masih punya karakter kompetitif yang tinggi musim ini.
Dari sisi taktik, pelatih Persija dipuji karena mampu menyesuaikan strategi sepanjang pertandingan. Rotasi pemain dan perubahan skema ketika dibutuhkan membuat lini tengah tetap solid meski menghadapi tekanan dari pemain kreatif PSM. Para pemain inti juga dianggap mampu menjaga fokus dan berkontribusi maksimal ketika momentum pertandingan berubah.
Sementara itu, PSM Makassar juga mendapat sorotan atas performa mereka. Meski kalah, tim ini tetap menunjukkan karakter kuat dan mampu mencetak gol melalui skema serangan balik. Pelatih PSM mengakui bahwa hasil seri bukan yang mereka incar, namun tetap memberikan kredit pada kerja keras tim terutama di fase kedua pertandingan.
Baca Juga:Drama Akhir di BRI Super League 2025/26: Semen Padang Gagalkan Malut United di Detik-Detik AkhirJadwal Lengkap La Liga 2025/2026 Pekan 1–32: Big Match & Update Terbaru
Secara keseluruhan, pertandingan ini menjadi tontonan menarik bagi pecinta sepak bola Indonesia. Hasil Persija menang 2–1 ditambah debut gemilang Jean Mota memberikan bumbu tersendiri bagi lanjutan BRI Super League 2025/26, dan menunjukkan bahwa kompetisi musim ini penuh dengan drama serta persaingan ketat hingga pekan-pekan berikutnya.
