Ramadan di Liverpool, Hugo Ekitike Pimpin Salat Tarawih Bersama Rekan Setim

Ramadan di Liverpool, Hugo Ekitike Pimpin Salat Tarawih Bersama Rekan Setim
Ramadan bagi Hugo Ekitike di Liverpool. Source: @hekitike
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Bulan suci Ramadan tahun ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi penyerang muda Hugo Ekitike setelah ia menjalani ibadah puasa di kota barunya sejak bergabung dengan Liverpool FC pada musim panas 2025. Bagi pemain berusia 23 tahun itu, Ramadan bukan sekadar kewajiban untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga waktu penting untuk memperkuat hubungan spiritual, keluarga, dan ikatan dengan rekan-rekan setimnya di klub Inggris tersebut.

Ekitike mengakui bahwa Ramadan 2026 terasa istimewa karena dijalani di lingkungan yang mendukung di Anfield. Ia menjelaskan bahwa bulan suci menjadi momentum refleksi dan pembenahan diri, di mana setiap hari puasa membantunya merasa lebih dekat kepada Tuhan dan memperdalam pemahamannya tentang nilai-nilai keimanan. Ketika berbicara soal Ramadan, Ekitike menyatakan bahwa selain menjalankan ibadah, ia juga memanfaatkan waktu ini untuk berkumpul dengan keluarga dan orang-orang terdekatnya. Momen buka puasa bersama menjadi bagian penting dari rutinitasnya selama bulan ini, terutama ketika ia menyambut para sahabat, kerabat, dan beberapa rekan Muslim dari klub di rumahnya untuk berbuka bersama.

Suasana di Liverpool sendiri membuat Ekitike merasa nyaman menjalani ibadah di negeri asing. Keberadaan beberapa pemain Muslim di skuat, termasuk sesama rekan yang menjalankan puasa, menciptakan suasana saling menghormati dan mendukung. Ia juga menyebut bahwa klub memberikan dukungan penuh kepada para pemain Muslim dalam menjalankan ibadah Ramadan meskipun jadwal pertandingan Premier League tetap padat. Bahkan, di lingkungan latihan dan kamar ganti, Ekitike sering diminta menjadi imam salat tarawih bagi rekan Muslimnya setelah sesi latihan atau sebelum waktu berbuka. Peran ini tidak hanya menunjukkan kedekatan spiritualnya, tetapi juga semakin menguatkan hubungan mereka sebagai satu keluarga di dalam klub.

Baca Juga:Prediksi Barcelona vs Levante, 22 Februari 2026 La Liga: Laga Penting di Pekan KrusialHasil Undian Babak Kelima FA Cup: Arsenal Jumpa Man City, Chelsea Dapat Lawan Mudah di FA Cup

Selain itu, striker berdarah Kamerun-Prancis ini merasa bahwa bulan Ramadan memberikan pelajaran penting dalam kehidupan pribadinya. Ia menyebut bahwa puasa membuatnya lebih tenang, sabar, dan lebih memahami bagaimana bersikap terhadap orang lain, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ramadan juga membantu Ekitike untuk lebih mengatur emosinya dan memperbaiki sikap ketika menghadapi tekanan sebagai pemain profesional di klub besar seperti Liverpool. Pengalaman ini ia pandang sebagai bagian dari proses pertumbuhan karakter yang akan tetap ia bawa meskipun bulan suci telah usai.

0 Komentar