Sarkasnya begini: mungkin masih ada yang menganggap mimpi pemain Indonesia di Eropa itu sekadar dongeng. Tapi setiap pekan, realitas menjawabnya dengan sepatu penuh lumpur dan keringat 90 menit.
Sassuolo sedang panas. Tren positif ini bukan kebetulan. Mereka solid, tajam, dan percaya diri. Jika konsistensi terjaga, tiket kompetisi Eropa bukan lagi khayalan.
Dan ketika musim berakhir nanti, mungkin kita akan berkata: ini bukan sekadar musim bagus Sassuolo. Ini musim di mana mereka berhenti minta izin untuk dihormati.
