Rencana perluasan jaringan Layar Digi juga menunjukkan target yang cukup ambisius. Seperti yang diungkapkan Hizkia Edbert Wijaya, Business & Expansion Lead Layar Digi, setelah membuka lokasi perdana di Gading Serpong, pihaknya berencana untuk menyebarkan bioskop mini ini ke 50 kota strategis di seluruh Indonesia. “Kita memperkirakan dapat menjangkau lebih dari 500.000 penonton pada tahap awal pengembangan,” ungkap Hizkia.
Selain untuk menayangkan film, Layar Digi juga memiliki peran yang lebih luas bagi komunitas lokal. Ruang ini dirancang sebagai tempat untuk menampilkan karya dari sineas lokal, menjadi media promosi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta dijadikan sebagai wadah edukasi interaktif untuk komunitas pendidikan. Hal ini menjadikan bioskop mini ini bukan hanya sebagai tempat hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mendukung perkembangan kreativitas dan perekonomian lokal.
Kehadiran bioskop mini di gerai Alfamart diharapkan dapat memberikan manfaat tambahan bagi pelanggan sekaligus memperkuat peran Alfamart sebagai gerai yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berkontribusi pada kehidupan sosial dan budaya masyarakat Indonesia.
