Solusi Digital Melalui Tabungan Emas Pegadaian
Menghadapi harga emas fisik yang tinggi dan margin spread yang tinggi saat ini, Pegadaian menawarkan pilihan yang lebih mudah bagi masyarakat kelas menengah. Tabungan Emas adalah layanan penitipan saldo emas yang memungkinkan investasi dengan sistem beli putus digital.
Data 22 Februari 2026 menunjukkan harga beli Tabungan Emas Pegadaian berada di angka Rp 29.450 per 0,01 gram, sementara harga jual kembalinya (buyback) tercatat Rp 28.410 per 0,01 gram. Selisih nilai beli dan jual pada produk digital ini jauh lebih tipis (hanya sekitar Rp 1.040 per 0,01 gram) dibandingkan cetakan fisik konvensional.
Strategi ini sangat direkomendasikan bagi individu yang ingin berinvestasi rutin menggunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA). Investor dapat menyisihkan dana mulai dari belasan ribu Rupiah secara konsisten tanpa perlu mencemaskan biaya administrasi penyimpanan fisik (safe deposit box) ataupun risiko kehilangan aset murni akibat tindak kejahatan.
Baca Juga:Mau Pinjaman Rp100 Juta di KUR BRI 2026, Cek Berapa Cicilan per Bulannya?Kenaikan Tipis! Harga Perak Antam Sepekan Cuma Naik Rp300
Perkembangan harga emas antam logam mulia pegadaian pada akhir Februari 2026 membuktikan posisi emas sebagai aset komoditas paling tangguh di tengah ketidakpastian nilai tukar. Kenaikan nilai di atas Rp 3 juta per gram menuntut kedewasaan finansial pembeli agar tidak terjebak FOMO. Memahami selisih harga buyback, beban pajak, serta memanfaatkan diversifikasi lewat Tabungan Emas digital adalah langkah paling krusial untuk memastikan investasi Anda benar-benar berfungsi sebagai tameng inflasi di masa depan.
