RADARCIREBON.TV – Harga perak batangan pada Minggu, 22 Februari 2026, menunjukkan tren bullish yang luar biasa di pasar Indonesia. Mengikuti jejak kenaikan harga emas, harga perak global mengalami lonjakan signifikan hingga 8,93%, yang berdampak langsung pada harga jual ritel perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan distributor lainnya.
Harga Perak Antam Hari Ini (Estimasi Nasional)
Bagi investor dan masyarakat yang ingin bertransaksi perak murni Antam, harga jual nasional berada pada kisaran Rp49.150 – Rp57.550 per gram. Sedangkan untuk harga buyback (beli kembali) yang ditawarkan Antam, berkisar antara Rp40.000 – Rp45.000 per gram. Perlu diperhatikan bahwa harga tersebut dapat bervariasi di setiap Butik Emas Logam Mulia sesuai dengan wilayah dan kebijakan masing-masing cabang.
Tabel Harga Perak Batangan Ritel (10 Gram – 1 Kg)
Selain melalui Antam, masyarakat juga dapat berinvestasi perak melalui distributor resmi seperti IndoGold atau Logam Mulia. Berikut adalah estimasi harga jual fisik perak batangan berdasarkan beratnya:
• 10 Gram: Rp1.075.000 – Rp1.198.900
• 100 Gram: Rp9.550.000 – Rp11.487.500
• 500 Gram: Rp46.250.000 – Rp48.250.000
• 1 Kilogram: Rp89.000.000 – Rp94.000.000
Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Cirebon Februari 2026: Layanan Perpanjangan SIM A dan C Mudah Diakses MasyarakatPromo JSM Alfamart 17–22 Februari 2026: Berbagai Kebutuhan Dapatkan Harga Spesial
Harga ritel ini umumnya lebih tinggi dari harga spot global karena mencakup biaya produksi, distribusi, pajak, serta margin keuntungan dari penjual.
Analisis Harga Perak Global (Silver Spot)
Kenaikan tajam harga perak dunia dipicu oleh dua faktor utama, yaitu tingginya permintaan industri dan sentimen pasar global yang positif terhadap logam mulia. Harga perak per Troy Ounce pada hari ini mencapai 84,57 USD, naik pesat dari penutupan sebelumnya. Jika dikonversi ke mata uang Rupiah dengan kurs terkini, nilai spot dunia per gram berada di kisaran Rp45.721.
Menurut data dari SuperNews.co.id, harga spot perak per gram pada 22 Februari 2026 juga tercatat di sekitar Rp45.944, dengan harga per ons (Troy Ounce) mencapai Rp1.429.011 dan per kilogram sekitar Rp45.943.783. Perbedaan kecil antara nilai spot yang dilaporkan berbeda sumber umumnya disebabkan oleh pembulatan angka, metode pembaruan data, serta status hari libur atau akhir pekan yang membuat sebagian sistem tidak memperbarui data secara real-time.
