RADARCIREBON.TV – Kedatangan Igor Tudor ke Tottenham Hotspur menandai babak baru bagi klub London Utara yang tengah berjuang keluar dari situasi sulit. Pelatih asal Kroasia itu mengaku tidak menikmati hari pertamanya di klub, karena fokus utamanya sejak awal adalah bekerja dan memperbaiki kondisi tim, bukan merayakan penunjukan atau menikmati suasana baru.
Tottenham memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Thomas Frank lebih cepat setelah performa tim merosot di Liga Inggris. The Lilywhites terpuruk di peringkat ke-16 klasemen dengan koleksi 29 poin, posisi yang membuat mereka hanya berjarak tipis dari zona degradasi. Situasi tersebut memaksa manajemen bergerak cepat mencari sosok yang mampu memberikan dampak instan.
Tudor dipilih sebagai suksesor setelah sebelumnya tidak memiliki klub sejak meninggalkan Juventus. Pengalamannya bekerja di klub besar Eropa serta reputasinya dalam memperbaiki performa tim dalam waktu singkat menjadi faktor utama di balik penunjukan tersebut.
Baca Juga:Siaran Langsung Tottenham vs Arsenal Liga Inggris 2026, Apakah Tayang di SCTV atau Live Streaming?Head to Head Tottenham vs Arsenal: Duel Derby London Utara & Peluang Meriam London
Setibanya di London untuk memulai tugasnya, Tudor langsung dihadapkan pada ekspektasi tinggi. Saat ditanya mengenai kesan hari pertama bekerja, ia menjawab tegas bahwa dirinya tidak datang untuk menikmati momen tersebut.
Ia menegaskan bahwa rasa senang hanya dirasakan pada momen awal, sementara setelah itu fokus utama adalah pekerjaan yang harus diselesaikan. Menurutnya, berada di klub sebesar Tottenham merupakan sebuah kehormatan, namun kehormatan tersebut harus dibalas dengan kerja keras dan dedikasi penuh.
Pernyataan Tudor mencerminkan pendekatan profesional dan disiplin yang ia bawa ke dalam tim. Ia dikenal sebagai pelatih yang menuntut intensitas tinggi, kedisiplinan taktis, serta komitmen kolektif dari para pemain. Dengan kondisi tim yang tengah tertekan, pendekatan ini diharapkan mampu membangun mentalitas baru dan meningkatkan kepercayaan diri skuad.
Tantangan besar langsung menanti Tudor pada laga debutnya. Tottenham dijadwalkan menghadapi rival sekota Arsenal dalam Derby London Utara yang sarat gengsi. Pertandingan tersebut akan digelar di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu malam waktu setempat.
Laga derby selalu memiliki tekanan emosional tinggi, terlebih dalam situasi Tottenham yang sedang berjuang menghindari zona merah. Kemenangan akan memberikan dorongan moral yang besar sekaligus menjadi sinyal kebangkitan di bawah kepemimpinan Tudor. Sebaliknya, hasil negatif dapat memperpanjang tekanan terhadap tim.
