RADARCIREBON.TV – Inter Milan kembali menunjukkan dominasinya di Serie A 2025/2026 setelah meraih kemenangan penting dengan skor 2–0 atas Lecce dalam laga lanjutan yang digelar di Stadion Via del Mare, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini bukan hanya memperkuat posisi Nerazzurri di puncak klasemen, tetapi juga membawa pelatih mereka, Cristian Chivu, mencatatkan rekor baru yang patut diapresiasi.
Dalam pertandingan tersebut, Inter yang menurunkan beberapa pemain cadangan tetap tampil agresif meskipun sempat kesulitan menembus pertahanan tuan rumah di babak pertama. Gol pertama baru hadir pada menit ke-75 ketika Henrikh Mkhitaryan berhasil menjebol gawang Lecce dari situasi sepak pojok yang dieksekusi dengan baik oleh Federico Dimarco. Tujuh menit berselang, Manuel Akanji memperlebar keunggulan dengan sundulan tajam hasil umpan sepak pojok yang sama. Dua gol melalui situasi bola mati itu menjadi kunci kemenangan Inter.
Tambahan tiga poin membuat Inter Milan kini mengumpulkan 64 poin dari 26 pertandingan, unggul 10 poin atas rival sekota, AC Milan, di posisi kedua klasemen Serie A. Angka ini sekaligus mengokohkan status mereka sebagai tim yang konsisten di puncak kompetisi.
Baca Juga:Ini Jadwal Buka Puasa dan Imsak Kota Bandung 22 Februari 2026 Resmi KemenagHarga Emas Hari Ini 22 Februari 2026 Antam, UBS dan Galeri24! Cek Rinciannya
Yang membuat hasil ini lebih istimewa adalah pencapaian pelatih Chivu. Dalam musim debutnya bersama Inter, Chivu berhasil meraih poin terbanyak setelah 26 laga dibanding pelatih debutan lainnya, termasuk melampaui rekor yang pernah dibuat oleh legenda klub dan pelatih top seperti Jose Mourinho dan Giovanni Invernizzi. Total poin yang ia kumpulkan (64) menjadi rekor baru untuk pelatih pertama musim ini di Inter. Selain itu, Inter juga tampil impresif dengan 14 pertandingan tak terkalahkan di bawah arahannya, yang terdiri dari 13 kemenangan dan satu kali imbang (vs Napoli).
Kemenangan atas Lecce juga menjadi momentum penting bagi mental tim jelang leg kedua playoff Liga Champions kontra Bodo/Glimt pekan depan, setelah hasil kurang memuaskan di kompetisi Eropa tengah pekan sebelumnya.
Serangkaian hasil positif ini menegaskan bahwa di bawah kendali Chivu, Inter tidak hanya berada di puncak klasemen Italia tetapi juga menunjukkan konsistensi dan karakter juara yang kuat.
