Juventus vs Como: Sudah Kalah, Juve Dicemooh Suporternya Sendiri Pula

Juventus
Krisis Juventus di Era Luciano Spalletti. Foto : Instagram @juventus
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Juventus harus menelan pil pahit di pekan ke-25 Serie A 2025/2026. Menjamu Como di Allianz Stadium, Sabtu (21/02/2026) malam WIB, Bianconeri tumbang dengan skor 0-2.

Dua gol tim tamu masing-masing dicetak Mergim Vojvoda pada menit ke-11 dan Maxence Caqueret pada menit ke-61.

Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan 21 pertandingan tak terkalahkan Juventus di kandang sendiri.

Baca Juga:Waspada Penipuan Berkedok Pegawai DJP, Masyarakat Diminta Jangan Unduh Aplikasi PalsuCrystal Palace Hadapi Zrinjski Mostar di Leg Pertama Play-off Liga Konferensi Eropa

Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena datang di hadapan publik Turin.

Alih-alih mendapat dukungan penuh, para pemain justru harus menghadapi cemoohan dari suporternya sendiri.

Situasi ini mempertegas bahwa performa Si Nyonya Tua sedang berada di titik mengkhawatirkan. Dalam lima laga terakhir di semua kompetisi, mereka tak sekali pun mampu meraih kemenangan.

Suporter Kehilangan Kesabaran, Stadion Allianz Bergemuruh

Sejak awal laga, Juventus sebenarnya berusaha mengontrol permainan. Namun kesalahan lini belakang membuat mereka harus tertinggal cepat lewat gol Vojvoda di menit ke-11.

Gol tersebut langsung mengubah atmosfer di Allianz Stadium. Laporan Football Italia menyebut para pendukung mulai menunjukkan kekecewaan karena tim kesayangan mereka tampil tanpa intensitas dan kejelasan arah permainan.

Memasuki jeda babak pertama, siulan dan cemoohan terdengar jelas dari tribun. Para suporter tampak sudah kehilangan kesabaran melihat performa yang dinilai jauh dari standar Juventus.

Situasi tak membaik selepas turun minum ketika Caqueret menggandakan keunggulan Como pada menit ke-61.

Baca Juga:Jadwal Siaran Langsung Persija Jakarta vs PSM Makassar Hari Ini, 20 Februari 2026Update Harga Tecno Camon 50 Pro di Indonesia Februari 2026, Mulai dari 4 Jutaan!

Teriakan “tunjukkan sedikit keberanian” menggema di stadion, mendesak para pemain untuk memperlihatkan semangat dan karakter yang lebih kuat, namun respons yang diharapkan tak kunjung datang hingga peluit akhir berbunyi.

Tren Negatif yang Makin Mengkhawatirkan

Kekalahan dari Como menjadi noda besar bagi Juventus musim ini. Sebelumnya, mereka masih bisa berdalih soal kartu merah saat kalah dari Inter dan Galatasaray, tetapi kali ini tak ada alasan serupa.

Kesalahan defensif dan performa penjaga gawang yang kurang meyakinkan menjadi faktor utama dua gol Como. Tim asuhan Cesc Fabregas pun pulang dari Turin dengan kemenangan meyakinkan 2-0.

Secara keseluruhan, Juventus kini telah menelan tiga kekalahan beruntun dan tanpa kemenangan dalam lima laga terakhir di semua ajang.

0 Komentar