RADARCIREBON.TV – Musim Moto2 2026 menghadirkan kombinasi menarik antara pebalap senior berpengalaman dan talenta muda yang baru promosi. Persaingan kelas menengah di ajang Kejuaraan Dunia Balap Motor ini diprediksi semakin sengit, mengingat banyaknya perubahan komposisi tim serta kehadiran wajah-wajah baru yang siap mencuri perhatian.
Sejumlah tim papan atas kembali menurunkan line-up terbaik mereka. Red Bull KTM Ajo masih menjadi salah satu unggulan dengan reputasi kuat dalam membina pebalap muda hingga menembus kelas MotoGP. Sementara itu, Kalex tetap mendominasi sebagai konstruktor sasis yang digunakan mayoritas tim di grid Moto2.
Tim lain seperti Liqui Moly Dynavolt Intact GP dan Fantic Racing juga mempertahankan kombinasi pebalap berpengalaman dan rookie. Strategi ini dinilai efektif untuk menjaga konsistensi hasil sekaligus membangun regenerasi.
Baca Juga:Prediksi PSIM Yogyakarta vs Bali United: Duel Sengit Pekan Ke-22 BRI Super LeagueBarcelona Menang 3-0 atas Levante, Blaugrana Resmi Kembali ke Puncak Klasemen La Liga
Beberapa nama senior masih menghuni grid Moto2 2026 dan diprediksi menjadi penantang kuat gelar juara dunia. Pengalaman bertahun-tahun di kelas ini membuat mereka lebih matang dalam membaca strategi balapan, manajemen ban, hingga duel di lap-lap krusial.
Para pebalap senior biasanya menjadi acuan bagi tim dalam pengembangan motor sepanjang musim. Konsistensi finis di zona poin akan sangat menentukan dalam perebutan gelar, mengingat kalender balap yang semakin padat.
Salah satu debutan yang paling dinanti musim ini adalah Jose Antonio Rueda. Pebalap muda asal Spanyol tersebut promosi setelah tampil impresif di kelas bawah. Kecepatannya dalam adaptasi serta gaya balap agresif membuatnya digadang-gadang mampu langsung bersaing di barisan depan.
Rueda bukan satu-satunya rookie di Moto2 2026. Beberapa nama lain dari Moto3 juga mendapat kesempatan naik kelas. Kehadiran mereka diyakini akan memberi warna baru dan meningkatkan dinamika persaingan di setiap seri.
Dari Indonesia, Mario Suryo Aji kembali tampil di Moto2 dan memasuki musim ketiganya. Pengalaman dua musim sebelumnya menjadi modal penting untuk tampil lebih konsisten. Target realistisnya adalah rutin finis di zona poin dan perlahan menembus sepuluh besar.
Dengan perpaduan antara talenta muda penuh ambisi dan pebalap senior yang matang secara pengalaman, Moto2 2026 dipastikan menyajikan pertarungan ketat sepanjang musim. Setiap seri berpotensi menghadirkan kejutan, menjadikan kelas ini sebagai salah satu tontonan paling kompetitif di paddock kejuaraan dunia.
