Eliano Sebut Pertahanan Persib Solid, Akui Tak Mudah Lawan Persita

Eliano Reijnders
Eliano Reijnders Foto : Persib.co.id
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, tak menutup mata terhadap fakta bahwa kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 22 Februari 2026, bukanlah laga yang mudah. Tiga poin memang aman di tangan, tetapi performa Maung Bandung menyisakan sejumlah catatan.

Gol tunggal menjadi pembeda, namun pertandingan sendiri berjalan alot dan cenderung tersendat di fase tengah. Reijnders sejalan dengan evaluasi pelatih Bojan Hodak yang menyebut ritme tim sempat turun setelah 30 menit pertama.

“Kami memulai dengan sangat baik. Dalam 30 menit awal, kami menciptakan beberapa peluang. Tetapi setelah itu intensitas sedikit menurun,” ujar pemain bernomor punggung 2 tersebut dalam konferensi pers usai laga.

Baca Juga:Hasil Semen Padang Vs Malut United 2-2: Drama Menit Akhir, Kabau Sirah ComebackHasil Madura United vs Arema FC 2-2: Sama Kuat, Saling Gol

Pernyataan itu bukan sekadar basa-basi evaluatif. Di atas lapangan, Persib memang tampil agresif sejak menit awal, menekan dari sisi sayap dan memaksa Persita bermain lebih dalam. Namun ketika gol yang ditunggu tak kunjung lahir cepat, tempo perlahan mengendur. Transisi dari menyerang ke bertahan tak lagi secepat di awal laga. Sirkulasi bola pun beberapa kali terlalu lambat, memberi ruang bagi lawan untuk menata blok pertahanan.

Meski demikian, Reijnders menyoroti satu aspek yang patut diapresiasi: kedisiplinan lini belakang. Ia menegaskan Persita nyaris tak mendapat peluang bersih sepanjang 90 menit.

“Mereka tidak memiliki peluang terbuka karena kami bertahan dengan sangat baik,” katanya.

Statistik memang menunjukkan Persita lebih banyak bertahan dan kesulitan menembus garis terakhir Persib. Koordinasi antarbek terlihat solid, terutama dalam mengantisipasi bola-bola silang dan situasi bola mati. Namun, dari sudut pandang yang lebih kritis, dominasi tanpa konversi peluang yang efektif tetap menjadi pekerjaan rumah.

Di tengah jadwal kompetisi yang padat, kemenangan tipis tetaplah kemenangan. Tiga poin menjaga posisi Persib di papan atas dan memperpanjang momentum positif. Tetapi jika ingin konsisten hingga akhir musim, stabilitas permainan selama 90 menit menjadi syarat mutlak.

Reijnders dan rekan-rekannya boleh puas dengan disiplin bertahan, namun publik Bandung tentu berharap lebih dari sekadar kemenangan minimalis. Dalam perburuan gelar, bukan hanya hasil akhir yang menentukan, melainkan juga kualitas permainan yang mampu menunjukkan superioritas tanpa celah penurunan tempo.

0 Komentar