Absennya Haye juga mengundang reaksi berbeda dari bobotoh dan pengamat. Beberapa pihak berpendapat bahwa tanpa kehadiran salah satu gelandang andalan ini, Persib masih menunjukkan kekuatan tim yang solid dan mampu meraih poin penting. Hal ini terlihat dari tekanan yang terus diberikan Persib sejak awal babak pertama hingga gol yang tercipta di babak kedua. Pengganti posisi Haye di lini tengah menjalankan tugasnya dengan baik, menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Kondisi ini menjadi pelajaran penting bagi tim pelatih Persib dalam mengelola skuad di kompetisi yang sangat ketat. Persib juga menyadari bahwa setiap pemain inti memiliki peran strategis dalam alur permainan, tetapi kekuatan tim tidak semata bergantung pada satu individu saja. Kedalaman skuad dan adaptasi taktik menjadi faktor krusial ketika situasi seperti absennya Haye terjadi.
Selain itu, keputusan untuk menjaga pemain dari risiko cedera serius juga menjadi strategi jangka panjang, terutama jika tim sedang mengincar gelar di kompetisi domestik. Absennya Haye sekaligus memberi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kapasitas mereka. Dipandang dari sudut positif, hal itu bisa memperkuat kolektivitas tim dan menambah jam terbang pemain yang selama ini lebih sering berada di bangku cadangan.
Baca Juga:Persib Bandung Menang 1-0 atas Persita, Jauhkan Jarak dari Persija di Puncak KlasemenLiverpool Pecahkan Rekor Gol Injury Time, Mac Allister Jadi Pahlawan di Nottingham
Meski tidak tampil melawan Persita, Haye diproyeksikan akan segera kembali pulih dan siap diturunkan di pertandingan berikutnya setelah tim medis memastikan kondisi fisiknya sudah kembali normal. Keputusan bijak dari pelatih dan tim kesehatan Persib diyakini memberikan dampak positif bagi upaya tim dalam meraih target musim ini.
