RADARCIREBON.TV – Laga penuh tekanan menanti Persija Jakarta pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Macan Kemayoran harus menjalani ujian berat dengan bertandang ke markas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Selasa (24/2/2026) malam. Atmosfer Ternate yang dikenal panas dan dukungan fanatik tuan rumah dipastikan menjadi tantangan tambahan bagi tim ibu kota.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, tidak menutup mata terhadap sulitnya pertandingan ini. Ia menilai Malut United sebagai salah satu pesaing serius dalam perebutan gelar musim ini. Menurutnya, setiap tim yang datang ke Ternate harus siap menghadapi tekanan besar, baik dari kualitas permainan lawan maupun atmosfer stadion.
Souza menegaskan bahwa Malut United bukan sekadar tim kuat, tetapi juga memiliki motivasi tinggi untuk tetap bersaing di papan atas. Tim asuhan Hendri Susilo itu dihuni banyak pemain berpengalaman yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja. Ia menilai keseimbangan skuad dan mental bertanding menjadi kekuatan utama Naga Gamalama.
Baca Juga:Persib Bandung Menang 1-0 atas Persita, Jauhkan Jarak dari Persija di Puncak KlasemenPersib vs Persita 1-0, Andrew Jung Jadi Pahlawan, Jarak Dengan Persija Makin Lebar
Selain kualitas individu pemain, faktor motivasi juga menjadi perhatian utama. Malut United baru saja bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Semen Padang FC pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut membuat mereka semakin berambisi meraih kemenangan di kandang demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Persija datang ke laga ini dengan kebutuhan mendesak untuk meraih poin penuh. Persaingan ketat di jalur juara membuat setiap pertandingan menjadi krusial. Kehilangan poin di fase akhir musim dapat berdampak besar terhadap peluang mereka dalam perburuan gelar.
Pertemuan putaran pertama antara kedua tim menjadi bukti bahwa duel ini selalu berjalan sengit. Saat bermain di Jakarta International Stadium pada 23 Agustus 2025, kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1. Gol spektakuler dari jarak jauh yang dicetak Yance Sayuri sempat mengejutkan tuan rumah, sebelum Maxwell menyamakan kedudukan bagi Persija.
Pertandingan tersebut juga berlangsung keras dan penuh tensi. Persija bahkan harus bermain dengan sepuluh pemain setelah bek kanan Rio Fahmi menerima kartu merah. Insiden itu menjadi pengingat bahwa duel antara kedua tim kerap diwarnai intensitas tinggi.
