RADARCIREBON.TV – Legenda Manchester United, Gary Neville, telah mengungkapkan pendapatnya yang jelas mengenai masa depan kursi manajer di Old Trafford. Walaupun tim menunjukkan performa yang baik di bawah kepemimpinan Michael Carrick, Neville mengingatkan manajemen klub agar tidak terburu-buru untuk menjadikannya pelatih tetap di akhir musim.
Carrick diangkat sebagai pelatih sementara setelah pemecatan Ruben Amorim pada bulan Januari lalu. Kontraknya hanya berlaku sampai musim panas ini. Meskipun demikian, pengaruhnya langsung terlihat. Dalam enam pertandingan Liga Inggris sejak ia kembali memimpin, United berhasil meraih lima kemenangan serta satu hasil imbang.
Peningkatan performa ini membawa Setan Merah naik ke posisi keempat dalam klasemen sementara. Mereka kini hanya tertinggal tiga poin dari posisi ketiga yang dihuni oleh Aston Villa. Selama periode tersebut, United bahkan berhasil mengalahkan dua kandidat juara, yaitu Manchester City dan Arsenal.
Baca Juga:Bursa Transfer 2026: Alejandro Balde dari Barcelona, Jadi Incaran Manchester UnitedNonton Gratis Live Streaming Persebaya vs PSM Makassar Besok, 25 Febuari 2026 Esklusif tayang di Indosiar
Neville percaya bahwa United perlu mengurangi risiko. Selama beberapa tahun terakhir, klub telah mencoba berbagai pendekatan, termasuk mengangkat manajer muda dengan pengalaman yang terbatas di tingkat tertinggi. Namun, hasil yang didapat dianggap belum memuaskan.
Ia juga mengingatkan akan pengalaman sebelumnya di mana mantan pemain diberikan tanggung jawab untuk memimpin tim dan mampu membawa stabilitas selama beberapa musim, tetapi pada akhirnya proyek tersebut tidak mencapai hasil yang diharapkan.
Oleh karena itu, menurut Neville, memilih seseorang dengan pengalaman yang kaya dan rekam jejak yang solid adalah langkah yang paling bijak untuk proyek jangka panjang.
Menariknya, meskipun ragu mendukung Carrick sebagai manajer tetap, Neville tetap optimis bahwa United akan mendapat tiket ke Liga Champions musim depan.
Ia memperhatikan momentum positif yang sedang dibangun. United dianggap mulai mampu meraih kemenangan meski tidak memberikan penampilan terbaiknya. Konsistensi dalam mengumpulkan poin menjadi perbedaan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Neville juga menyoroti aspek non-teknis. Di saat tim-tim pesaing seperti Aston Villa, Chelsea, dan Liverpool membagi fokus mereka dengan kompetisi Eropa, United mempunyai keuntungan karena dapat fokus sepenuhnya pada liga domestik.
