×
RCTV live Streaming

Era Baru di Bawah INEOS: Gemilangnya Performa Benjamin Sesko di Manchester United

MU
Foto; Benjamin Sesko
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Manchester United akhirnya berhasil menemukan cara untuk membuka kebuntuan saat berhadapan dengan Everton dalam pertandingan pekan ke-27 Premier League 2025/2026, pada Selasa (24/2/2026) dini hari WIB. Gol tunggal yang dibuat oleh Benjamin Sesko melalui serangan balik menjadi faktor kunci kemenangan 1-0 dalam pertarungan yang ketat di Hill Dickinson Stadium.

Tim yang dilatih oleh Michael Carrick harus berjuang keras untuk meraih tiga poin. Selama laga, Setan Merah tidak banyak menciptakan peluang berbahaya. Namun, satu momen cemerlang sudah cukup untuk memastikan kemenangan di Merseyside.

Pada musim panas lalu, United menginvestasikan sekitar £232 juta untuk memperbaiki lini serang mereka. Tindakan berani ini sempat mengundang pertanyaan, terutama mengingat reputasi klub dalam beberapa tahun terakhir yang dianggap kurang cermat dalam melakukan transfer.

Baca Juga:Kontribusi Trio ini Jadi Sorotan: Cunha, Mbeumo, Sesko, dan Lammens di Manchester UnitedHead to Head Leverkusen vs Olympiacos Rabu, 25 Februari 2026

Namun, keputusan untuk mendatangkan Cunha dan Mbeumo, dua pemain yang telah terbukti kualitasnya di Premier League, memberikan dampak instan. Mereka dengan cepat beradaptasi dengan atmosfer di Old Trafford dan langsung memberikan kontribusi yang berarti.

Sementara itu, Sesko mengalami kesulitan di bawah pelatih sebelumnya, Ruben Amorim. Namun, di bawah era Carrick, sang penyerang mulai menemukan performa terbaiknya dan kini menjadi ancaman utama di lini depan.

Gol yang dicetak ke gawang Everton menjadi simbol keberhasilan strategi baru yang diterapkan klub. Sebuah gol yang sepenuhnya “dibentuk” oleh rekrutan dari era baru manajemen. Perubahan dalam kebijakan transfer United sangat terkait dengan masuknya INEOS sebagai pemilik klub. Dalam beberapa musim terakhir setelah era Sir Alex Ferguson, United sering dianggap boros dan tidak efisien dalam transfer pemain.

Banyak transfer mahal yang tidak memenuhi harapan. Namun sekarang, pendekatan yang berbeda mulai terlihat. Selain memberi perhatian pada talenta muda yang potensial, manajemen juga mendatangkan pemain yang siap berkontribusi untuk memperkuat tim inti.

INEOS juga dikenal ketat dalam mengurangi beban gaji besar yang tidak produktif. Hasilnya mulai tampak di lapangan. Selain trio penyerang yang bermain mengesankan, kehadiran Senne Lammens di bawah mistar gawang juga turut memperkuat lini pertahanan.

0 Komentar