RADARCIREBON.TV – PSIM Yogyakarta harus puas dengan satu poin setelah menahan imbang Bali United 3-3 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis di lanjutan BRI Super League 2025/26. Laga ini menghadirkan comeback luar biasa dari tim tuan rumah, terutama di babak kedua, setelah awalnya tertinggal lebih dulu. Pertandingan tersebut berlangsung seru dari awal hingga akhir, dengan perubahan skor yang cepat dan momentum yang terus berganti.
Bali United sebenarnya unggul lebih dulu berkat gol cepat di babak pertama. Tim tamu menunjukkan agresivitas sejak peluit pertama, menyerang dengan intens dan memanfaatkan peluang yang mereka ciptakan. Keunggulan awal ini memberi tekanan besar kepada PSIM yang harus melakukan penyesuaian taktik untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Bali United tetap tampil solid hingga akhir babak pertama dan unggul 2-1 saat tim masuk ke ruang ganti.
Memasuki babak kedua, PSIM melakukan perubahan strategi yang terbukti efektif. Tim asuhan pelatih tersebut lebih berani menekan lini pertahanan lawan dan mempercepat tempo permainan. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil ketika mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit-menit penting laga. Gol tersebut disambut meriah oleh suporter tuan rumah yang memadati stadion, menciptakan suasana tegang sekaligus penuh semangat.
Baca Juga:Dominasi Persib Bandung di BRI Super League 2025/26: 11 Kemenangan Kandang dan Rekor Gol 17-1Real Madrid Respon Kritik China, Permintaan Maaf Diterbitkan Setelah Meme Huijsen
Momentum makin berpihak kepada PSIM ketika salah satu pemain mereka yang tampil gemilang mencetak gol kedua untuk membawa tim unggul sementara. Gol ini menjadi titik balik pertandingan karena semangat Bali United sedikit menurun setelah kehilangan momentum. Tuan rumah berhasil menguasai ritme laga dan mengontrol sebagian besar penguasaan bola di babak kedua, yang memberi mereka kesempatan lebih besar untuk menciptakan peluang berbahaya.
Namun, drama tak berhenti sampai di situ. Bali United kembali bangkit di menit menit akhir pertandingan. Tim tamu tidak menyerah dan menunjukkan kualitas serangan balik yang cepat. Bali United akhirnya mampu menyamakan skor menjadi 3-3 setelah memanfaatkan kelengahan pertahanan tuan rumah. Gol penyeimbang ini mengukuhkan hasil akhir yang adil bagi kedua tim.
Hasil imbang 3-3 ini merupakan hasil yang menarik karena mencerminkan ketangguhan kedua tim. Bali United, meskipun seharusnya bisa meraih tiga poin setelah unggul di awal, gagal mempertahankan keunggulan akibat datangnya tekanan kuat dari PSIM di babak kedua. Sementara itu, PSIM memperoleh pengakuan atas semangat juang dan kemampuan mereka untuk bangkit meskipun sempat tertinggal.
