Inter Milan Usung Strategi Agresif untuk Balas Kekalahan dari Bodo/Glimt

foto
Inter Milan (Instagram @inter
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Inter Milan nggak mau lama-lama larut dalam kekecewaan setelah kalah di kandang Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions. Sekarang fokus mereka cuma satu: bangkit dan membalikkan keadaan di leg kedua.

Inter bakal menjamu Bodo/Glimt di Giuseppe Meazza, Rabu (24/2/2026). Misinya nggak gampang. Tim berjuluk Si Ular itu wajib menang dengan selisih lebih dari dua gol kalau mau lolos ke babak 16 besar. Soalnya, di leg pertama mereka tumbang 1-3 di markas wakil Norwegia tersebut.

Waktu itu, Bodo/Glimt unggul duluan lewat gol Sonder Fet. Inter sempat menyamakan skor lewat Pio Esposito, jadi sempat ada harapan.

Baca Juga:Jadwal Everton vs Manchester United: Misi 3 Poin MU untuk Amankan Posisi 4 BesarXiaomi 17 dan 17 Ultra Siap Masuk Indonesia, Ini Detail Spek dan Estimasi Harganya

Tapi dalam waktu tiga menit saja, Bodo/Glimt langsung nambah dua gol lewat Jens Petter Hauge dan Kasper Hogh. Skor 3-1 pun bertahan sampai akhir.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, jelas kecewa dengan hasil tersebut. Tapi dia menegaskan timnya sudah move on dan nggak mau terus-terusan memikirkan kekalahan itu.

Menurut Chivu, Inter akan tampil lebih berani dan agresif di leg kedua. Mereka bakal langsung ambil inisiatif menyerang sejak awal buat mengejar ketertinggalan agregat. Bahkan, Inter juga sudah siap kalau pertandingan harus lanjut sampai babak tambahan waktu alias 120 menit.

“Seharusnya kami bisa bermain lebih baik, dan ada banyak kekecewaan. Tapi kami sudah melupakan itu dan sekarang saya fokus pada pendekatan dan kepercayaan diri kami – untuk menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri dan mengetahui bahwa kami bisa membalikkan keadaan,” ucap Chivu dikutip dari situs UEFA.

“Kami akan mencoba untuk bangkit kembali. Ini akan menjadi pertandingan menyerang, pendekatan kami akan agresif. Kami harus siap bermain bahkan selama 120 menit,” jelasnya.

Intinya, Inter nggak punya pilihan selain tampil habis-habisan. Main menyerang, tampil percaya diri, dan menunjukkan versi terbaik mereka demi tiket ke 16 besar Liga Champions.

0 Komentar