RADARCIREBON.TV – Tottenham Hotspur menghadapi risiko terdegradasi dari Liga Inggris karena hanya terpaut empat poin dari zona degradasi. Kondisi ini cukup berisiko karena tersisa 11 pertandingan Premier League. Posisi Spurs semakin sulit setelah kalah 1-4 dari Arsenal akhir pekan lalu. Hasil tersebut membuat sejumlah penggemar Tottenham kecewa. Namun, ancaman degradasi membawa konsekuensi yang lebih serius bagi klub.
Awalnya, para penggemar Spurs memiliki harapan yang tinggi terhadap Thomas Frank. Pendukung serta pemain setidaknya berharap klub asal London utara ini bisa bersaing untuk mendapatkan tiket Liga Europa dengan meraih posisi enam atau tujuh pada klasemen akhir.
Namun, setelah delapan bulan sejak ia tiba, pelatih asal Denmark tersebut sudah gagal di Spurs, yang berujung pada kepergiannya di awal Februari 2026.
Baca Juga:Real Madrid Memiliki Lini Serang yang Kurang Efesien, Harus Banyak Rombak Strategi!Nonton Gratis Live Streaming Everton vs Manchester United Selasa, 24 Feb 2026 Esklusif tayang di Vidio
Igor Tudor, mantan pelatih Juventus, menjadi penggantinya tetapi memulai dengan buruk. Spurs justru mengalami kekalahan telak dalam derby melawan Arsenal.
Walaupun mereka telah merekrut pemain-pemain berkualitas seperti Xavi Simons, Randal Kolo Muani, Mathys Tel, dan Mohammed Kudus pada musim panas 2025, Spurs berisiko bermain di Championship musim depan jika keadaan tidak membaik.
Menurut laporan dari The Telegraph, yang dilansir oleh Sportbible pada Selasa (24/2/2026), para pemain tidak tercantum klausul pemotongan gaji dalam perjanjian mereka jika terjadi degradasi.
Laporan itu juga mencatat bahwa pemain akan kehilangan bonus untuk kualifikasi Eropa jika terdegradasi, yang setidaknya dapat mengurangi pengeluaran klub.
Namun, membayar gaji setara Liga Champions dalam kompetisi Championship jelas sangat sulit untuk dipertahankan, sehingga ada kemungkinan akan terjadi penjualan besar-besaran.
Sangat logis jika pemain dengan gaji tertinggi menjadi yang pertama dilepas. Saat ini, sembilan pemain utama, termasuk Simons, Cristian Romero, James Maddison, Conor Gallagher, Kolo Muani, Kudus, Dominic Solanke, Joao Palhinha, dan Dejan Kulusevski, mendapatkan gaji di atas £100. 000 (Rp2,26 miliar) setiap minggu, menurut Capology.
Di bawah mereka, Richarlison, Micky van de Ven, Pedro Porro, dan Radu Dragusin menerima gaji antara £85. 000 (Rp1,92 miliar) hingga £90. 000 (Rp2,04 miliar) per pekan.
