Usai Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Curacao Resmi Mengundurkan Diri

Usai Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Curacao Resmi Mengundurkan Diri
Dick Advocaat Eks Pelatih Timnas Curacao. Source: shutterstock
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pelatih Timnas Curacao Dick Advocaat resmi mundur dari jabatannya sebagai pelatih tim nasional setelah berhasil membawa Curacao lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keputusan ini diumumkan oleh federasi sepak bola Curacao pada 23 Februari 2026, kurang dari empat bulan sebelum pertandingan pembuka turnamen.

Advocaat, pelatih berpengalaman asal Belanda yang berusia 78 tahun, mengundurkan diri karena alasan pribadi yang sangat penting. Ia memilih untuk fokus merawat putrinya yang sedang mengalami masalah kesehatan serius, sebuah keputusan yang menurutnya mengutamakan keluarga di atas sepakbola.

Pria dengan pengalaman melatih lebih dari empat dekade itu sebelumnya memimpin klub-klub besar Eropa dan tim nasional, termasuk Belanda, Belgia, Rusia, dan Korea Selatan. Di bawah arahan Advocaat, Curacao mencatat sejarah dengan menjadi negara berpenduduk paling sedikit yang pernah lolos ke Piala Dunia, mengakhiri babak kualifikasi tanpa kekalahan dan menempati puncak klasemen grup.

Baca Juga:Klasemen BRI Super League 2025/2026: Persib Jaga Jarak dari PersijaJadwal Maghrib dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 23 Februari 2026

Langkah pengunduran diri Advocaat diumumkan hanya beberapa bulan setelah Curacao menyegel tiket ke putaran final pada November 2025 dan menjadikannya salah satu pencapaian paling luar biasa dalam sejarah sepakbola negara kecil di Karibia tersebut. Keberhasilan itu tidak lepas dari strategi disiplin, organisasi permainan yang solid, serta pengalaman internasional yang dibawa Advocaat ke dalam skuad Curacao.

Federasi Sepakbola Curacao kemudian menunjuk Fred Rutten, juga pelatih asal Belanda berusia 63 tahun, sebagai pengganti Advocaat. Rutten pernah menangani klub-klub besar seperti PSV Eindhoven, Feyenoord, dan Schalke 04, serta dipilih untuk meneruskan filosofi dan kerja yang sudah dibangun Advocaat menjelang Piala Dunia. Penunjukan ini dilakukan demi menjaga stabilitas tim dan memastikan persiapan tetap berjalan maksimal.

Rutten akan mulai memimpin tim nasional dalam laga persahabatan dan persiapan turnamen sebelum Curacao menjalani pertandingan pertama melawan Jerman pada 14 Juni 2026 di Grup E. Lawan lainnya di grup tersebut adalah Ekuador dan Pantai Gading. Tantangan berat sudah menanti, mengingat Curacao akan bersaing dengan tim-tim berpengalaman di level dunia.

Keputusan Advocaat menarik perhatian besar publik karena ia hampir menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia, sekaligus meninggalkan kesempatan tersebut demi keluarga. Pernyataan resmi dari federasi menyebut kontribusinya sangat berarti dan sejarah kelolosan akan terus dikenang oleh sepakbola Curacao untuk masa depan. Dukungan juga mengalir dari para pemain dan penggemar yang menilai dedikasi Advocaat telah mengangkat reputasi Curacao di panggung internasional.

0 Komentar