Ruas jalan poros yang menghubungkan Desa Kerandon dan Desa Wanasaba Kidul, Kabupaten Cirebon, diperbaiki secara swadaya oleh pemerintah desa dan warga. Kerusakan parah akibat hujan deras membuat akses utama antar dua desa ini membayakan pengguna jalan.Pemerintah Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon bergotong royong memperbaiki jalan yang menghubungkan dengan Desa Wanasaba Kidul. Perbaikan dilakukan pada titik jalan di perbatasan Desa Kerandon dan Wanasaba Kidul, yang merupakan akses utama menuju Cirebon Girang. Kondisi jalan rusak dan berlubang yang terkikis cukup dalam setelah diguyur hujan deras selama beberapa bulan terakhir.Kuwu Desa Kerandon, Warnawan menjelaskan, kerusakan terparah terdapat pada ruas sepanjang kurang lebih 50 meter. Sementara total jalan kabupaten yang rusak di wilayah desanya mencapai sekitar satu kilometer. Meski kewenangan perbaikan ada di pemerintah kabupaten, pihak desa memilih bertindak cepat karena kondisi dinilai mendesak.Perbaikan dilakukan secara bertahap agar akses masyarakat tetap berjalan. Pemerintah desa menyumbangkan material, sedangkan warga turut menyumbang tenaga dan konsumsi. Semangat gotong royong terlihat kuat dalam proses perbaikan ini.Selain menjadi akses utama warga, jalan tersebut juga digunakan sebagai jalur alternatif dari arah Kubang menuju kota dan kawasan wisata religi di Talun. Namun keterbatasan anggaran menjadi kendala realisasi perbaikan permanen. Usulan perbaikan sebenarnya telah diajukan melalui Musrenbang, namun kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai 300 hingga 500 juta rupiah.Sementara itu, warga setempat, Iin, mengungkapkan kerusakan jalan telah menyebabkan sejumlah kecelakaan ringan, terutama saat musim hujan. Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen, terlebih menjelang Lebaran.Dengan perbaikan sementara ini, warga berharap risiko kecelakaan dapat berkurang sambil menunggu realisasi anggaran dari pemerintah daerah.