RADARCIREBON.TV – Babak 16 besar Liga Champions musim 2025/2026 menghadirkan dua duel paling menggugah antusiasme pencinta sepak bola Eropa. Pertemuan antara dua kekuatan besar kembali menjadi sorotan utama setelah hasil undian kompetisi elit tersebut dirilis oleh UEFA pada 27 Februari 2026.
Penarik tajuk utama adalah bentrokan antara Real Madrid dan Manchester City. Keduanya kembali dipertemukan di fase gugur setelah sukses lolos dari fase grup dan play-off. Pertandingan ini bukan sekadar babak awal, ini merupakan ulangan rivalitas yang telah berkembang selama beberapa musim terakhir, dengan kedua klub saling berjumpa di kompetisi Eropa berulang kali. Pertemuan Real Madrid dan Manchester City musim ini menjadi khusus karena menandai kelima kalinya dalam beberapa musim mereka bertemu di fase gugur, mempertegas rivalitas yang terus memanas.
Sisi lain jagat Liga Champions mengarah pada duel antara juara bertahan Paris Saint-Germain dan Chelsea. Ini menjadi kesempatan bagi PSG untuk terus mempertahankan gelar yang mereka raih pada musim sebelumnya, sementara Chelsea berusaha membuktikan diri sebagai penantang serius di panggung Eropa. Dua klub ini membawa tradisi internasional yang kuat, di mana pertandingan sebelumnyatermasuk di ajang seperti FIFA Club World Cup pernah mempertemukan mereka dalam laga besar.
Baca Juga:Prediksi Skor PSBS Biak vs PSIM Yogyakarta Malam Ini: Siapa Lebih Unggul? Cek Susunan Pemain & Rekor H2HFakta Menarik di Balik Borneo FC Bungkam Arema FC di Stadion Segiri
Format babak 16 besar tetap menggunakan dua leg, dengan leg pertama dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Maret 2026 dan leg kedua pada 17–18 Maret 2026. Kemenangan di dua leg ini menjadi kunci untuk lolos ke perempat final dan menjaga asa juara musim ini.
Laga antara Real Madrid dan Manchester City dipandang sebagai cerminan persaingan strategis antara dua filosofi sepak bola modern: dominasi taktikal versus kekuatan kolektif. Manchester City sempat mencatat kemenangan atas Real Madrid di fase liga musim ini, menunjukkan dinamika yang tidak terduga dan membuka ledakan kompetisi di tahap gugur.
Sementara itu, duel PSG vs Chelsea dipandang sebagai konfrontasi yang sarat gengsi. Kedua tim sama-sama memiliki catatan kompetitif di level internasional, dan bentrokan ini dianggap sebagai uji kesiapan mereka untuk menembus fase-fase akhir kompetisi.
